Ikuti Negara Lain, Trump Tegaskan AS Siap Uji Coba Nuklir
Sabtu, 15 November 2025 | 14:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan kembali melakukan uji coba nuklir, menyusul langkah serupa yang diduga dilakukan oleh negara lain.
Pernyataan tersebut ia sampaikan pada Jumat (14/11/2025) saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One. Trump menegaskan bahwa AS memiliki kemampuan nuklir terbesar di dunia.
“Sayalah yang merenovasinya dan membangun beberapa, dan saya benci melakukannya, tetapi saya tidak punya pilihan, karena mereka memilikinya,” ujarnya.
Dua hari sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa rencana Trump untuk melanjutkan uji coba nuklir bertujuan untuk memverifikasi keamanan senjata. Dalam perjalanan menuju Florida, Trump kembali menegaskan posisinya.
“Kami akan melakukan uji coba nuklir seperti yang dilakukan negara lain. Kami memiliki lebih banyak senjata nuklir dibanding negara mana pun dan kami harus mengujinya,” katanya.
Meski begitu, Trump mengaku masih memiliki keinginan untuk mendorong pelucutan senjata nuklir.
“Kami punya lebih banyak. Rusia nomor dua, dan China jauh di posisi ketiga, tetapi dalam empat atau lima tahun, mereka akan sejajar dengan kami. Yang ingin saya lakukan denuklirisasi,” ujarnya.
Pekan lalu, Trump mengatakan telah memerintahkan Departemen Perang, nama lama Departemen Pertahanan AS untuk segera menyiapkan kelanjutan uji coba nuklir. Ia beralasan perintah itu diberikan karena pihak lain melakukan uji coba dan menilai langkah tersebut juga tepat dilakukan AS.
Pernyataan Trump memicu respons Rusia. Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov memperingatkan bahwa jika AS benar-benar kembali melakukan uji coba rudal nuklir, hal itu akan menandai berakhirnya moratorium panjang terkait uji coba senjata nuklir.
Ia mengingatkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah berulang kali menyatakan bahwa Rusia akan bertindak sesuai jika negara lain melanjutkan uji coba serupa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




