ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diancam Trump, Iran Ancam Balik Hancurkan Pabrik Air Timur Tengah

Senin, 23 Maret 2026 | 15:09 WIB
JS
JS
Penulis: Johnny Johan Sompotan | Editor: JJS
Pabrik air di Timur Tengah siap dihancurkan Iran.
Pabrik air di Timur Tengah siap dihancurkan Iran. (AFP)

Teheran, Beritasatu.com – Iran menargetkan pabrik desalinasi air di kawasan Timur Tengah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik negeri Persia tersebut jika Selat Hormuz tidak dibuka. Ancaman ini berpotensi memperluas dampak perang ke sektor vital pasokan air.

“Menindaklanjuti peringatan sebelumnya, jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran dilanggar, maka semua infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi milik AS dan Israel di kawasan akan menjadi sasaran,” demikian pernyataan Komando Operasional Khatam Al-Anbiya yang dimuat kantor berita Fars dilansir dari Arab News, Senin (23/3/2026).

Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, jalur strategis Selat Hormuz dilaporkan terganggu sejak awal konflik, memicu kekhawatiran global terhadap distribusi energi.

ADVERTISEMENT

Serangan terhadap infrastruktur air sendiri tergolong jarang dalam konflik modern. Namun, ketegangan terbaru menunjukkan potensi perluasan target ke fasilitas sipil yang vital.

Pada 8 Maret 2026, Bahrain melaporkan serangan drone Iran merusak pabrik desalinasi air. Meski demikian, pemerintah setempat menyatakan pasokan air tetap aman.

Iran sebelumnya juga menuduh Amerika Serikat menyerang fasilitas desalinasi di Pulau Qeshm yang memasok air ke puluhan desa. Menteri Energi Iran Abbas Aliabadi menyebut serangan tersebut merusak jaringan pasokan air penting.

Para ahli memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur air dapat memicu krisis yang lebih besar. Ekonom air Esther Crauser-Delbourg menyebut potensi konflik bisa meluas jauh lebih besar jika pasokan air terganggu.

Timur Tengah merupakan salah satu wilayah paling kering di dunia. Menurut Bank Dunia, ketersediaan air di kawasan ini sekitar 10 kali lebih rendah dibanding rata-rata global.

Hal ini membuat fasilitas desalinasi menjadi sangat krusial. Sekitar 42% kapasitas desalinasi dunia berada di Timur Tengah, dengan kontribusi besar terhadap pasokan air minum di berbagai negara.

Di Uni Emirat Arab, air desalinasi menyuplai 42% kebutuhan air minum, sementara di Arab Saudi mencapai 70%. Bahkan di Oman dan Kuwait, ketergantungan terhadap air desalinasi mencapai lebih dari 80%.

Pasokan ini sangat vital bagi kota-kota besar seperti Dubai dan Riyadh. Gangguan terhadap fasilitas tersebut berpotensi memicu krisis kemanusiaan dan ekonomi.

Sejumlah negara di kawasan telah meningkatkan pengamanan di sekitar fasilitas desalinasi. Sistem pertahanan udara dan perlindungan tambahan disiagakan untuk mengantisipasi serangan drone maupun rudal.

“Peristiwa-peristiwa baru-baru ini tentu saja mendorong kita untuk sangat waspada,” ujar Philippe Bourdeaux, perwakilan perusahaan pengelola air.

Selain ancaman militer, fasilitas ini juga rentan terhadap gangguan lain seperti pemadaman listrik dan pencemaran air laut akibat tumpahan minyak.

Jika serangan terhadap fasilitas air meningkat, maka dampaknya bisa sangat luas. Mulai dari gangguan pasokan air hingga potensi eksodus penduduk di kota-kota besar.

“Kita berpotensi melihat kota-kota besar menghadapi eksodus dan penjatahan air,” katanya.

Meski demikian, sejumlah fasilitas memiliki sistem cadangan air yang mampu bertahan selama dua hingga tujuh hari. Hal ini dapat menjadi penyangga sementara jika terjadi gangguan jangka pendek.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Strategi Ganda Trump: Tekan Iran dan Jaga Elektabilitas Domestik

Strategi Ganda Trump: Tekan Iran dan Jaga Elektabilitas Domestik

INTERNASIONAL
Langkah Catur Trump, Fakta-fakta AS Pilih Gencatan Senjata dengan Iran

Langkah Catur Trump, Fakta-fakta AS Pilih Gencatan Senjata dengan Iran

INTERNASIONAL
Trump Klaim Misi Penyelamatan Pilot AS di Iran Berhasil

Trump Klaim Misi Penyelamatan Pilot AS di Iran Berhasil

INTERNASIONAL
Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran, IRGC: Pintunya Terbuka untuk Amerika

Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran, IRGC: Pintunya Terbuka untuk Amerika

INTERNASIONAL
Trump Dinilai Plin-plan Soal Perang Iran, Strategi AS Dipertanyakan

Trump Dinilai Plin-plan Soal Perang Iran, Strategi AS Dipertanyakan

INTERNASIONAL
Trump Kirim Armada Besar AS ke Iran, Ketegangan Memuncak

Trump Kirim Armada Besar AS ke Iran, Ketegangan Memuncak

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon