Trump Sebut Kesepakatan Damai Ukraina-Rusia Selangkah Lebih Dekat
Senin, 29 Desember 2025 | 15:19 WIB
Florida, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Ukraina dan Rusia sudah lebih dekat dari sebelumnya menuju kesepakatan perdamaian. Pernyataan ini mencuat setelah Trump melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di resornya pribadinya di Florida, Minggu (28/12/2025) waktu setempat.
Meski telah ada kemajuan dari sebelumnya, namun Trump tak menampik negosiasi damai antara Ukraina dan Rusia masaih kompleks dan masih bisa gagal, sehingga perang antar kedua negara masih akan berlarut-larut selama bertahun-tahun, dikutip dari AP News, Senin (29/12/2025).
Sebelum menjamu Zelensky, Trump diketahui telah berbicara melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama lebih dari 1 jam. Orang nomor satu di AS itu menyakini Putin masih menginginkan perdamaian, bahkan ketika Rusia melancarkan serangan terhadap Ukraina.
"Rusia ingin melihat Ukraina berhasil," kata Trump dalam konferensi pers bersama Zelensky.
Trump dan Zelenskyy sama-sama mengakui masih ada isu-isu berat yang perlu dipertimbangkan, termasuk apakah Rusia dapat mempertahankan wilayah Ukraina yang dikuasainya, serta jaminan keamanan bagi Ukraina untuk memastikan negara itu tidak akan diserang lagi di masa depan.
Setelah pertemuan, Trump dan Zelensky menghubungi sejumlah pemimpin di Eropa, termasuk Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa, serta para pemimpin Finlandia, Prancis, Jerman, Inggris, dan Polandia. Menurut keterangan Zelensky, Trump telah setuju untuk kembali menjamu para pemimpin Eropa di Gedung Putih atau tempat lainnya pada Januari 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




