Presiden Ukraina: Putin Pemicu Perang Dunia III
Senin, 23 Februari 2026 | 19:27 WIB
Kiev, Beritasatu.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky blak-blakan menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai sosok yang telah memulai Perang Dunia III.
Komentar tajam tersebut dikatakan Zelensky menjelang peringatan 4 tahun serangan skala penuh Rusia terhadap Ukraina. Tepat pada Selasa (24/2/2026) menandai dimulainya tahun kelima perang antara Rusia dan Ukraina, konflik terbesar di Eropa sejak berakhirnya Perang Dunia II pada 1945.
“Putin sudah memulainya (Perang Dunia III)," kata Zelensky saat diwawancara BBC.
“Rusia ingin memaksakan cara hidup yang berbeda kepada dunia dan mengubah kehidupan yang telah dipilih orang untuk diri mereka sendiri,” tambahnya.
Para pejabat Ukraina memperingatkan jika Kiev kalah, Rusia bisa menyerang negara-negara Eropa lainnya, sehingga konflik berpotensi menyebar ke seluruh benua. Putin membantah klaim ini sebagai omong kosong belaka, meski negara-negara Eropa yang berbatasan dengan Rusia kini tengah memperkuat pertahanan keamanan dan meningkatkan anggaran militer mereka.
“Saya percaya, dan telah lama percaya, bahwa Putin telah memulai perang ini, dan kami berupaya mencegahnya menjadi Perang Dunia Ketiga skala penuh,” tegas Zelensky, dikutip dari Miami Herald, Senin (23/2/2026).
Sementara itu, upaya perundingan perdamaian yang gencar dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan proses yang lambat. Perundingan trilateral yang diperbarui di Swiss pada pekan lalu, menurut Zelensky dan Uni Eropa, digagalkan oleh Rusia. Hal ini karena Rusia tetap bersikukuh menuntut untuk menguasai empat wilayah Ukraina selatan dan timur.
“Pertanyaannya adalah berapa banyak wilayah yang dapat ia (Putin) rebut dan bagaimana menghentikannya,” pungkas Zelensky.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




