Trump Beri Tenggat Waktu Putin dan Zelensky untuk Mengakhiri Perang
Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:48 WIB
Kiev, Beritasatu.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya dan Rusia diberi tenggat waktu oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hingga Juni 2026 untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang yang berlangsung hampir empat tahun.
Deadline ini diberikan seiring serangan besar-besaran Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina, yang menyebabkan warga mengalami pemadaman listrik dan krisis energi di tengah musim dingin ekstrem yang melanda.
Jika tenggat waktu tersebut tidak terpenuhi, pemerintahan Trump kemungkinan akan menekan Rusia dan Ukraina lebih keras agar kesepakatan perdamaian terwujud.
"AS mengusulkan agar kedua pihak mengakhiri perang pada awal musim panas ini dan kemungkinan akan menekan kedua pihak jika deadline tak terpenuhi tepat sesuai jadwal ini," kata Zelensky, dikutip dari NBC News, Sabtu (7/2/2026).
"Dan AS mengatakan bahwa mereka ingin menyelesaikan semuanya pada Juni 2026. Mereka akan melakukan segala upaya untuk mengakhiri perang, dan AS menginginkan jadwal yang jelas untuk semua kejadian,” tambahnya.
AS juga mengusulkan untuk mengadakan sesi pembicaraan trilateral berikutnya minggu depan di wilayah mereka untuk pertama kalinya, kemungkinan di Miami. Zelensky mengatakan ia telah mengonfirmasi kehadiran Ukraina untuk pertemuan tersebut.
Sebelumnya, pada 2025 Trump juga menetapkan tenggat waktu hingga 8 Agustus untuk kesepakatan dan mengancam akan mengenakan tarif yang sangat berat pada Rusia jika tidak setuju mengakhiri perang. Namun deadline itu berlalu tanpa kesepakatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




