ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Serangan Iran Guncang Pariwisata Dubai

Minggu, 15 Maret 2026 | 11:45 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Sebuah kios es krim berdiri di pasar Al Seef yang kosong, di sebelah lingkungan bersejarah Al Fahidi di sepanjang Dubai Creek, Uni Emirat Arab, Jumat, 13 Maret 2026.
Sebuah kios es krim berdiri di pasar Al Seef yang kosong, di sebelah lingkungan bersejarah Al Fahidi di sepanjang Dubai Creek, Uni Emirat Arab, Jumat, 13 Maret 2026. (AP Photo/Fatima Shbair)

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah kawasan wisata di Dubai, Uni Emirat Arab, yang biasanya ramai wisatawan kini terlihat jauh lebih sepi dari biasanya. Situasi ini terjadi di tengah dampak meluas dari perang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) yang memengaruhi aktivitas perjalanan di kawasan Timur Tengah.

Beberapa tempat yang biasanya dipadati turis seperti pasar, pantai, hingga kawasan tepi laut kini tampak lengang. Padahal, periode ini biasanya menjadi musim wisata yang sibuk bagi kota tersebut.

Konflik yang melibatkan Iran juga berdampak pada perjalanan udara di kawasan Timur Tengah. Selain itu, serangan drone dan rudal Iran yang menargetkan sejumlah lokasi di Uni Emirat Arab turut memengaruhi citra negara tersebut sebagai salah satu destinasi paling aman di kawasan.

ADVERTISEMENT

Akibat situasi tersebut, sejumlah destinasi populer di Dubai mengalami penurunan jumlah pengunjung. Beberapa lokasi yang biasanya ramai turis, seperti kawasan pasar tepi laut Al Seef Waterfront di sepanjang Dubai Creek serta pantai di sekitar hotel mewah Burj Al Arab, terlihat jauh lebih sepi dibandingkan biasanya.

Kawasan wisata Dubai Pasar Al Seef tampak kosong, pada Jumat, 13 Maret 2026, karena pariwisata melambat di tengah ketegangan regional yang terkait dengan perang Iran. - (AP/AP)
Kawasan wisata Dubai Pasar Al Seef tampak kosong, pada Jumat, 13 Maret 2026, karena pariwisata melambat di tengah ketegangan regional yang terkait dengan perang Iran. - (AP/AP)

“Pasar, pantai, dan kawasan tepi laut di Dubai yang biasanya dipadati wisatawan kini terlihat tidak seramai biasanya pada musim wisata yang biasanya sibuk,” tulis AP dalam laporan terbarunya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Sejumlah foto yang ditampilan AP juga menunjukkan suasana pasar yang hampir kosong, teras restoran yang lengang, hingga pantai yang hanya didatangi sedikit pengunjung. Kondisi tersebut mencerminkan dampak konflik regional yang mulai dirasakan oleh sektor pariwisata Dubai.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon