WHO: RS Lebanon Terancam Kehabisan Stok Medis Imbas Serangan Israel
Kamis, 9 April 2026 | 22:51 WIB
Lebanon, Beritasatu.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sejumlah rumah sakit di Lebanon terancam kehabisan pasokan medis vital dalam beberapa hari ke depan setelah lonjakan korban akibat serangan Israel.
Perwakilan WHO di Lebanon Abdinasir Abubakar mengatakan sebagian perlengkapan penanganan trauma saat ini dalam kondisi terbatas dan berpotensi habis dalam waktu dekat.
“Sebagian pasokan untuk penanganan trauma sudah dalam kondisi terbatas dan kami bisa kehabisan dalam beberapa hari,” ujar Abubakar, dikutip dari Reuters.
Perlengkapan medis tersebut meliputi perban, antibiotik, serta anestesi yang digunakan untuk menangani pasien dengan luka akibat konflik.
Sementara itu, militer Israel kembali mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di wilayah pinggiran selatan Beirut. Peringatan tersebut mencakup potensi serangan udara di kawasan padat penduduk, termasuk wilayah Jnah yang berada di selatan area yang sebelumnya telah dievakuasi.
Wilayah tersebut diketahui dihuni ribuan warga dan berbatasan langsung dengan bandara internasional. Banyak warga yang sebelumnya mengungsi ke area tersebut kini kembali harus berpindah untuk mencari tempat yang lebih aman.
Pada sisi lain, operasi penyelamatan masih berlangsung di sejumlah lokasi terdampak serangan di pusat Beirut. Salah satu bangunan dilaporkan runtuh sekitar 20–25 menit setelah terkena serangan, saat masih terdapat banyak orang di dalamnya.
Tim penyelamat terus melakukan pencarian menggunakan alat berat di tengah puing-puing bangunan untuk menemukan korban selamat maupun jenazah.
Tidak ada peringatan sebelumnya untuk wilayah yang menjadi sasaran serangan di pusat Beirut, sehingga banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




