ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gedung Putih Isyaratkan Rencana Dialog AS-Iran di Swiss Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 | 13:37 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Gedung Putih mengumumkan Wakil Presiden JD Vance menunda keberangkatannya ke Swiss.
Gedung Putih mengumumkan Wakil Presiden JD Vance menunda keberangkatannya ke Swiss. (AP Photo/J.Scott Applewhite)

Washington, Beritasatu.com – Gedung Putih mengindikasikan putaran pertama dialog teknis antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang direncanakan setelah penandatanganan nota kesepahaman damai sementara untuk mengakhiri perang tidak akan berlangsung pada Jumat (19/6/2026). 

Dalam pernyataan resmi yang dikutip The Times of Israel, juru bicara Gedung Putih pada Kamis (18/6/2026) waktu setempat menyebut rencana pembicaraan teknis tersebut masih belum final, meski delegasi AS telah siap untuk berangkat kapan pun dibutuhkan.

“Seperti yang dikatakan wakil presiden pada konferensi persnya, rencana untuk pembicaraan teknis mendatang dengan Iran belum final, dan delegasi AS telah siap untuk berangkat pada kesempatan pertama yang tersedia,” bunyi pernyataan juru bicara Gedung Putih, mengutip Azeri Press Agency, Jumat (19/6/2026). 

ADVERTISEMENT

Gedung Putih menjelaskan proses pengaturan negosiasi dengan Iran kerap menghadapi berbagai kendala sehingga sulit dipastikan jadwalnya.

“Namun, logistik negosiasi ini tidak pernah sederhana atau dapat diprediksi. Saat ini, Wakil Presiden JD Vance tidak akan berangkat malam ini. Kami akan memberi tahu Anda segera setelah kami memiliki informasi terbaru yang konkret tentang langkah selanjutnya. Kami berharap dapat memulai pembicaraan teknis sesegera mungkin,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pejabat AS menyampaikan kepada wartawan perwakilan AS akan bertemu dengan negosiator Iran di Swiss pada Jumat (19/6/2026) waktu setempat. Namun, Vance kemudian menjelaskan bahwa jadwal pertemuan itu masih belum dipastikan.

Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan Gedung Putih mengumumkan Vance telah menunda keberangkatannya ke Swiss. Dalam konferensi pers, Vance mengatakan salah satu kendala utama adalah kesulitan yang dihadapi para pejabat Iran untuk meninggalkan negara mereka di tengah situasi yang masih berkembang. 

Meski demikian, Vance mengaku tetap optimistis pembicaraan dapat segera dilaksanakan. Ia memperkirakan akan melakukan perjalanan ke Swiss pada akhir pekan ini untuk memimpin proses negosiasi lanjutan dengan negosiator Teheran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lanjutkan Dialog Damai, Utusan Trump dan Menlu Iran Bertolak ke Swiss

Lanjutkan Dialog Damai, Utusan Trump dan Menlu Iran Bertolak ke Swiss

INTERNASIONAL
Diplomasi Senyap Sukses? Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Dialog AS-Iran

Diplomasi Senyap Sukses? Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Dialog AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon