Lanjutkan Dialog Damai, Utusan Trump dan Menlu Iran Bertolak ke Swiss
Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:16 WIB
Washington, Beritasatu.com – Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan menuju Swiss untuk menghadiri pertemuan terkait pembicaraan lanjutan kesepakatan damai sementara AS dan Iran yang sempat tertunda.
Menurut laporan kantor berita Axios, Witkoff disebut akan bergabung dengan Jared Kushner, menantu Trump, yang telah lebih dahulu berada di Swiss. Sementara itu, dikutip dari TRT World, Araghchi dijadwalkan berangkat pada Sabtu (20/6/2026).
Perkembangan ini terjadi setelah Israel dan Hizbullah sepakat untuk menghentikan pertempuran di Lebanon pada Jumat (19/6/2026). Gencatan senjata tersebut tercapai setelah eskalasi pertempuran dalam beberapa hari terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap kelangsungan dialog penting antara Washington dan Teheran.
Pembicaraan lanjutan AS-Iran dinilai krusial karena berkaitan dengan upaya membuka kembali Selat Hormuz seluruhnya yang berhubungan langsung dengan stabilitas pasokan minyak dunia.
Sebelumnya, pada Rabu (17/6/2026) Trump dan Presiden Masoud Pezeshkian menandatangani secara elektronik memorandum berisi 14 poin berisi isu Selat Hormuz, nuklir Iran hingga berbagai isu penting lainnya yang bertujuan menghentikan perang antara AS dan Iran.
Meski demikian, proses diplomasi sempat menghadapi hambatan. Wakil Presiden AS JD Vance pada Kamis (18/6/2026) membatalkan rencana kunjungannya ke Swiss untuk menghadiri pembicaraan tersebut. Keputusan itu diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.
Kini, dengan berlakunya gencatan senjata, muncul harapan Washington dan Teheran akan segera memulai negosiasi teknis yang difokuskan pada pembentukan kesepakatan damai yang bersifat lebih permanen.
Sebagai catatan, hingga berita ini diturunkan pihak Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi mengenai laporan perjalanan Witkoff ke Swiss.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




