Buronan Kasus Percobaan Pembunuhan Bakal Dideportasi dari Singapura
Kamis, 24 Juni 2021 | 22:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Buronan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atas nama Hendra Subrata alias Anyi yang saat ini berada di Singapura dengan paspor bernama Endang Rifai, akan segera dideportasi dan dieksekusi. Terpidana kasus percobaan pembunuhan itu rencananya akan tiba di Indonesia, Sabtu (26/6/2021) mendatang.
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, Hendra Subrata alias Anyi merupakan terpidana yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo, sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP, dengan pidana penjara selama 4 tahun.
"Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung pada tanggal 18 Februari 2021 dihubungi oleh Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura, dan disampaikan bahwa ada seseorang WNI yang bernama Endang Rifai berada di KBRI Singapura, hendak memperpanjang paspornya. Setelah dicek identitasnya, Endang Rifai adalah orang yang sama dengan WNI yang bernama Hendra Subrata alias Anyi, dan merupakan terpidana yang masuk dalam buronan kejaksaan," ujar Leonard, Kamis (24/6/2021).
Dikatakan Leonard, Kejaksaan Agung telah berkomunikasi dan meminta bantuan kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Singapura, tanggal 19 Februari lalu. Pada intinya meminta agar dapat membantu pemulangan buronan Hendra Subrata.
Leonard menyampaikan, pemulangan Hendra Subrata semula direncanakan bersamaan dengan buronan Adelin Lis dengan menggunakan pesawat khusus yang telah disiapkan Kejaksaan Republik Indonesia (pesawat carter). Namun, akhirnya tidak jadi.
"Deportasi terhadap terpidana Hendra Subrata direncanakan akan tiba di Indonesia pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




