ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Negara G-7 Setujui Sanksi Ekonomi Baru pada Rusia

Jumat, 8 April 2022 | 09:56 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Orang-orang berjalan melewati bangunan yang hancur di kota Borodianka, barat laut Kyiv, pada 4 April 2022.
Orang-orang berjalan melewati bangunan yang hancur di kota Borodianka, barat laut Kyiv, pada 4 April 2022. (AFP)

Berlin, Beritasatu.com- Negara-negara industri Kelompok Tujuh (G-7) menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia pada Kamis (7/4/2022). Seperti dilaporkan AFP, sanksi menyusul kekejaman mengerikan oleh angkatan bersenjata Rusia terhadap warga sipil di Ukraina.

"Para pemimpin G-7 setuju untuk melarang investasi baru di sektor-sektor utama ekonomi Rusia, termasuk sektor energi," kata mereka.

Larangan ekspor barang-barang tertentu ke Rusia akan diperluas, serta pembatasan barang-barang dari Rusia, dan pembatasan pada bank-bank Rusia dan perusahaan milik negara akan diperketat.

Baca Juga: Ditangguhkan dari Dewan HAM PBB, Rusia Pilih Mundur

ADVERTISEMENT

Sanksi pada sektor pertahanan Rusia akan ditargetkan untuk mengikis kemampuan militer Rusia untuk berperang. Mereka juga berjanji untuk "meningkatkan kampanye kami melawan para elit dan anggota keluarga mereka yang mendukung Presiden Putin dalam upaya perangnya".

Saat menghentikan embargo penuh pada impor energi, G-7 mengatakan mereka akan "mempercepat" rencana untuk memangkas ketergantungan pada bahan bakar fosil Rusia.

Batubara Rusia akan dihapus dan akhirnya dilarang, kata mereka, berjanji untuk juga mempercepat tindakan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak Rusia.

Baca Juga: Rusia Bayar Utang LN dalam Rubel

Sebelumnya pada Kamis (7/4), menteri luar negeri G-7 telah meminta Majelis Umum PBB untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia atas "tindakan keji dan kekejaman" di Ukraina.

Dari 193 anggota majelis, 93 anggota kemudian memberikan suara mendukung penangguhan sementara 24 anggota memilih menentang dan 58 anggota abstain, menunjukkan melemahnya persatuan internasional melawan Rusia.

Negara-negara yang memberikan suara menentang termasuk Tiongkok, sekutu Moskwa yang dengan teguh menahan diri untuk tidak mengkritik invasi tersebut.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

G-7 Bakal Kawal Kapal di Timur Tengah

G-7 Bakal Kawal Kapal di Timur Tengah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon