Tumpukan Sampah di Pasar Jatiasih Tutup Akses dan Ganggu Pedagang
Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:26 WIB
Bekasi, Beritasatu.com – Tumpukan sampah menutup akses jalan di Pasar Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Limbah dari aktivitas pedagang ini sudah menumpuk selama satu bulan terakhir dan menimbulkan bau tak sedap.
Sebuah rekaman video amatir memperlihatkan gunungan sampah yang mengeluarkan aroma busuk menyengat di area pasar. Tidak hanya itu, tumpukan tersebut juga dipenuhi ribuan belatung yang masuk ke lapak-lapak pedagang di sekitar lokasi.
“Hampir satu bulan, mengganggu banget, mengganggu pembeli, orang pada beralih ke Pasar Galaxy semua karena di sini gak terurus. Jadi sepi pembeli. Kalau bersih pembeli pasti datang,” kata pedagang, Amin, Kamis (16/10/2025).
Amin menuturkan, meski kondisi pasar kotor, para pedagang tetap diwajibkan membayar retribusi kebersihan sebesar Rp 12.000 per hari. Ia menilai situasi ini sangat merugikan pedagang.
Sementara itu, Humas Pasar Jatiasih, Syafrizal Yusri, menjelaskan penumpukan sampah terjadi karena adanya masalah di tempat pembuangan akhir (TPA) Sumur Batu, Bantar Gebang. Namun, pihaknya memastikan proses pengangkutan sudah dilakukan secara bertahap.
“Akibat adanya longsor. Yang kita dapat informasi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi,” jelas Syafrizal.
“Hari ini rencananya dua kali pengangkutan. Besok dilanjutkan dua pengangkutan. Berarti sudah tujuh pengangkutan rencananya,” tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




