Konsisten Menabung 2 Dekade, Penjual Kangkung Asal Subang Naik Haji
Kamis, 30 April 2026 | 03:00 WIB
Subang, Beritasatu.com - Ketekunan dan kesabaran membawa Entin, seorang penjual kangkung asal Subang, Jawa Barat, mewujudkan impian menunaikan ibadah haji ke tanah suci pada 2026.
Warga Dusun Tanjung Asem, Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang itu akhirnya dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada musim haji 1447 Hijriah setelah menabung selama lebih dari dua dekade.
Perempuan berusia 55 tahun tersebut akan berangkat sebagai calon haji dalam kelompok terbang (kloter) 39 pada 19 Mei 2026.
Impian itu dirintis sejak 2004. Dari hasil kerja keras sebagai buruh serabutan hingga berjualan kangkung dari lahan sewaan, Entin menyisihkan sebagian penghasilannya setiap hari.
Nominal yang ditabung memang tidak besar, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per hari, tergantung hasil dagangan. Namun, konsistensi itulah yang akhirnya mengantarkannya ke tanah suci.
Setelah menabung selama 10 tahun, Entin berhasil mendaftar haji pada 2014. Perjuangannya belum selesai karena ia masih harus melunasi biaya perjalanan ibadah haji secara bertahap.
“Alhamdulillah saya merasa bahagia bercampur sedih. Saya akhirnya bisa berangkat haji tahun ini. Seharusnya berangkat tahun lalu, tetapi karena pembayaran belum lunas, keberangkatan sempat dibatalkan. Semua ini hasil dari menabung sejak 2004 hingga 2014, lalu dilanjutkan dengan mencicil,” ujar Entin.
Entin akan berangkat seorang diri. Suaminya telah meninggal dunia, sementara keterbatasan biaya membuatnya hanya mampu mendaftarkan dirinya sendiri.
Kisah perjuangan Entin mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Kabupaten Subang. Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah, Rojak, menilai Entin sebagai sosok inspiratif.
“Saya sangat mengapresiasi salah satu calon haji Subang, Ibu Entin. Meski dalam keterbatasan, beliau tetap gigih menabung puluhan tahun demi bisa berangkat ke tanah suci,” ujarnya.
Pada musim haji 2026, Kabupaten Subang akan memberangkatkan 453 calon haji yang tergabung dalam kloter 34 dan kloter 39.
Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat melalui Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah pada gelombang kedua.
Kisah Entin menjadi bukti dengan tekad, kesabaran, dan kerja keras, impian sebesar apa pun dapat diwujudkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




