ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Dalami Kasus Lima Anak Bogor Korban Perundungan

Rabu, 29 Desember 2021 | 15:06 WIB
VS
B
Penulis: Vento Saudale | Editor: B1
Kapolres Bogor AKBP Harun bersama keluarga korban perundungan di Mapolres Bogor, Jumat, 23 April 2021.
Kapolres Bogor AKBP Harun bersama keluarga korban perundungan di Mapolres Bogor, Jumat, 23 April 2021. (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor, Beritasatu.com - Polres Bogor tengah mendalami kasus lima anak warga Gunung Putri yang mendapatkan perundungan. Dugaan kekerasan terhadap anak terjadi setelah pelaku terlibat perselisihan di media sosial.

Kapolres Bogor AKBP Harun menuturkan, polisi sudah menerima laporan terkait viralnya video dugaan kekerasan terhadap sejumlah anak perempuan di Gunung Putri, Kabupaten Bogor dan saat ini, kasusnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

"Jadi memang benar terkait kejadian tersebut, kami dari Polres Bogor telah menerima laporan dari keluarga yang bersangkutan dan sampai saat ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Harun, Rabu (29/12/2021).

Harun menambahkan, penyelidikan tersebut meliputi pemeriksaan calon saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait video tersebut. Termasuk hasil visum dari korban yang diduga mengalami kekerasan.

ADVERTISEMENT

"Yang pasti proses itu terus berlanjut. Pertama mungkin pemeriksaan dari calon saksi dalam rangka penyelidikan dan kita akan mencari alat bukti lainnya visum dan lain-lain pasti kita lakukan," tegasnya.

Karena dalam kasus ini melibatkan anak-anak dan perempuan, maka diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.

"Karena ini terkait anak dan perempuan kita masukan dalam PPA," tutup Harun.

Sebelumnya, beredar video melalui pesan whatsapp yang menampilkan sejumlah anak perempuan diduga mengalami tindak kekerasan oleh wanita di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Dalam video itu, terlihat ada lima anak duduk di sudut sebuah ruangan. Mereka tampak terdiam sambil dimarahi oleh seorang wanita si pelaku.

Anak-anak tersebut mendapatkan tamparan dari seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, asal mula kejadian ketika anak-anak tersebut melakukan tayangan langsung (live) melalu akun media sosial pada pekan lalu.

Saat siaran itu berlangsung, pelaku mengomentari perihal konten anak-anak tersebut dan terlibatlah perselisihan di kolom komentar hingga akhirnya pelaku yang merasa tersinggung mendatangi anak-anak tersebut dan melakukan perundungan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

JAWA BARAT
Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

JAWA BARAT
One Way Puncak Bogor Ditiadakan hingga Hari Lebaran

One Way Puncak Bogor Ditiadakan hingga Hari Lebaran

JAWA BARAT
Pembunuhan Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Bermotif Dendam

Pembunuhan Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Bermotif Dendam

JAWA BARAT
Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Dibunuh Karyawan di Bogor

Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Dibunuh Karyawan di Bogor

JAWA BARAT
Tragis! Pasutri Bogor Dibunuh dan Jasadnya Dibuang di Padalarang

Tragis! Pasutri Bogor Dibunuh dan Jasadnya Dibuang di Padalarang

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon