Masih Tahap Renovasi Kelas, Sekolah Rakyat di Tuban Belum Dimulai
Rabu, 16 Juli 2025 | 13:27 WIB
Tuban, Beritasatu.com – Pemerintah mulai melaksanakan program sekolah rakyat di tahun ajaran baru 2025-2026 kelas A pada Senin (14/7/2025). Program besutan Presiden RI Prabowo Subianto ini diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Indonesia.
Di Jawa Timur (Jatim) saat ini baru ada 12 daerah yang masuk pada tahap 1A ini. Sedangkan di Kabupaten Tuban untuk sementara masih proses renovasi kelas sehingga diperkirakan bakal masuk 1B. Untuk kelas rencana berada di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) di Kelurahan Latsari, kecamatan/Kabupaten Tuban.
Baca Juga: Bangun Subuh hingga Main Bola, Satrio Nikmati Sekolah Rakyat
"Tuban tidak masuk serentak pada 14 Juli 2025 ini karena masuk 1B, kalau yang saat ini dimulai masuk 1A. Untuk kelas masih tahap-tahap renovasi dan koordinasi," ujar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Sugeng Purnomo saat ditemui Beritasatu.com.
Sugeng menambahkan meski belum dimulai, untuk saat ini sudah ada 49 calon siswa (Casis) sekolah rakyat di Tuban. Masing-masing untuk kelas sekolah menengah pertama (SMP) dari Kemensos ada 25 casis sedangkan sekolah menengah atas (SMA) ada 24 casis di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memastikan kalau semua tenaga pengajar, kepala sekolah, tenaga guru sudah siap semua termasuk calon siswa. Pria yang akrab disapa Mas Lindra itu juga menegaskan akan mendukung program Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban.
Baca Juga: 100 Pelajar Malang Raya Mulai Tinggal di Asrama Sekolah Rakyat
"Sekolah rakyat kita mengambil di BLK, ada 2 kelas 1 SMA dan 1 SMP. Sementara uji coba di sana dahulu dan nanti kalau sudah jalan baru pemerintah pusat akan membangunkan sekolah rakyat. Untuk SOP sudah kita godok semua untuk mempertimbangkan resiko-resikonya," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




