ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Miris! Warga Lamongan Berburu Makanan dari Padi yang Terbuang

Sabtu, 13 September 2025 | 19:27 WIB
TM
DM
Penulis: Triwi Yoga Margiono | Editor: DM
Tingginya harga beras membuat warga miskin di Lamongan terpaksa mengais butir padi sisa panen demi bertahan hidup.   Mereka berburu makanan dari sawah ke sawah.
Tingginya harga beras membuat warga miskin di Lamongan terpaksa mengais butir padi sisa panen demi bertahan hidup. Mereka berburu makanan dari sawah ke sawah. (Beritasatu.com/Triwi Yoga Margiono)

Lamongan, Beritasatu.com - Potret kemiskinan masih menghantui warga Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Akibat tingginya harga beras dan kebutuhan pokok, sejumlah warga kurang mampu terpaksa mengais butir padi sisa panen di sawah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Khotijah (60), salah satu warga, setiap hari rela berpanas-panasan berjalan dari satu sawah ke sawah lain hanya untuk mengumpulkan padi yang terbuang. Dalam sehari, ia hanya bisa membawa pulang 2 hingga 3 kilogram (kg) padi.

“Berangkat pukul 06.00 WIB, pulangnya pukul 12.00 WIB. Dapatnya 2 kilo, 4 kilo. Buat makan saja,” ujar Khotijah, Sabtu (13/9/2025).

ADVERTISEMENT

Hal serupa dilakukan Nur (48), yang juga mengais sisa panen untuk keluarganya. Meski hasilnya tidak banyak, setidaknya cukup untuk makan sehari-hari. “Dapat satu timba, ini tidak dijual. Buat dimakan saja,” ucapnya.

Sikan, pemilik sawah di Lamongan, mengaku tidak keberatan jika warga mengambil padi sisa panen. Namun, ia menyebut ada keluhan dari para pekerja panen yang merasa terganggu.

Enggak masalah, orang-orang seperti itu kan enggak punya sawah,” katanya.

Kisah Khotijah dan Nur hanyalah gambaran kecil dari penderitaan masyarakat miskin di Lamongan. Mereka berharap pemerintah segera mengendalikan harga beras dan kebutuhan pokok agar tidak semakin mencekik rakyat kecil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemiskinan Ekstrem Jatim Turun Jadi 0,29 Persen, di Bawah Nasional

Kemiskinan Ekstrem Jatim Turun Jadi 0,29 Persen, di Bawah Nasional

JAWA TIMUR
Data Bansos Kacau, Warga Miskin di Lebak Malah Tak Terdata

Data Bansos Kacau, Warga Miskin di Lebak Malah Tak Terdata

BANTEN
Gus Ipul Sebut Digitalisasi Bansos Tekan Kesalahan Data

Gus Ipul Sebut Digitalisasi Bansos Tekan Kesalahan Data

NASIONAL
Warga Miskin Ekstrem Bakal Dapat Lahan, Nusron: Tak Semua Kawasan

Warga Miskin Ekstrem Bakal Dapat Lahan, Nusron: Tak Semua Kawasan

NASIONAL
Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 1.333 T untuk Bantu Masyarakat Miskin

Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 1.333 T untuk Bantu Masyarakat Miskin

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon