50 Data Concentrator Dipasang, PLN Tekan Risiko Padam di Jatim
Jumat, 17 April 2026 | 19:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PLN memasang 50 unit data concentrator pada sistem Adaptive Defense Scheme (ADS) untuk menekan risiko padam listrik di Jawa Timur. Pemasangan dilakukan oleh PLN UIP2B Jamali melalui PLN UP2B Jawa Timur pada jaringan strategis Krian-Gresik yang menopang pasokan listrik Surabaya, Gresik, hingga Pulau Madura.
Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi kelistrikan secara real-time sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih cepat. Sistem tersebut menjadi krusial dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di wilayah dengan aktivitas industri yang tinggi.
Data concentrator berfungsi sebagai pusat pengumpul informasi dari berbagai titik jaringan. Data yang terkumpul langsung dikirim ke sistem kendali untuk dianalisis otomatis, sehingga setiap anomali tegangan bisa segera direspons secara tepat dan akurat.
Di tengah implementasi ini, PLN memastikan sistem ADS yang diperbarui mampu merespons kondisi darurat secara otomatis. Kecepatan respons ini mencegah gangguan lokal berkembang menjadi pemadaman yang lebih luas, sekaligus memperkuat ketahanan sistem tenaga listrik di Jawa Timur.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menegaskan penguatan sistem kelistrikan menjadi prioritas utama.
“Penguatan sistem kelistrikan ini adalah langkah strategis untuk memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya di wilayah dengan pertumbuhan industri yang tinggi. Kami ingin memastikan sistem yang kami bangun mampu menghadapi dinamika kebutuhan energi di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang.
“Ini bukan hanya soal hari ini, tetapi bagaimana kami menyiapkan sistem yang tangguh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan,” tambahnya.
Manager UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, menyebut pemanfaatan data concentrator sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan jaringan.
“Dengan adanya data concentrator, kami dapat memantau kondisi jaringan secara real-time dan melakukan respons lebih cepat terhadap potensi gangguan. Ini sangat membantu dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan,” jelasnya.
Seluruh 50 unit perangkat kini telah terpasang dan beroperasi optimal. Kehadiran teknologi ini meningkatkan visibilitas kondisi jaringan secara menyeluruh, sehingga pengambilan keputusan saat kondisi darurat bisa dilakukan lebih cepat dan presisi.
Modernisasi ini menjadi bagian dari transformasi digital sistem tenaga listrik nasional. Ke depan, pengembangan teknologi serupa akan diperluas ke wilayah strategis lain guna memperkuat keandalan jaringan secara berkelanjutan.
Wilayah Surabaya dan Gresik membutuhkan pasokan listrik yang stabil tanpa gangguan. Karena itu, peningkatan kapabilitas sistem di jaringan Krian-Gresik diharapkan mampu menekan angka kejadian padam secara signifikan setiap tahun.
Sebagai penutup, PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik melalui pemanfaatan teknologi mutakhir serta kolaborasi dengan masyarakat dalam mengawasi infrastruktur kelistrikan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




