Tsunami Palu Jadi Alarm, Pasha Ungu Minta BMKG Perbarui Alat
Jumat, 7 November 2025 | 09:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas sekaligus Anggota DPR Sigit Purnomo Said alias Pasha "Ungu" meminta BMKG serius dalam pemutakhiran alat pemantau cuaca. Tujuannya agar prediksi cuaca dan potensi bencana, seperti gempa dan tsunami, dapat lebih akurat, meningkatkan keselamatan masyarakat dan kepercayaan publik.
“Kalau memang pemutakhiran alat yang dimiliki BMKG bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap prediksi bapak, ya lakukan. Negara tidak boleh bernegosiasi atas kebutuhan masyarakat dan kepentingan umum,” tegas Pasha "Ungu" saat rapat kerja dengan BMKG di Gedung DPR, Kamis (6/11/2025).
Pasha "Ungu" menekankan, pentingnya pelajaran dari tsunami Palu 2018, yang gagal terdeteksi akibat rusaknya alat peringatan dini. Ia mengenang kejadian bencana di Sulawesi Tengah, saat alat peringatan dini BMKG rusak.
“Kami, termasuk Kepala Daerah saat itu, bingung mau memprioritaskan yang mana. Tidak ada peringatan dini dari BMKG karena mesinnya rusak. Nah, ini siapa yang mau kita salahkan?” ungkapnya.
Pasha "Ungu" berharap BMKG berbenah dan terus memutakhirkan alat pendeteksi cuaca. Menurutnya, alat yang berfungsi optimal dapat menekan jumlah korban, kerugian, dan penderitaan masyarakat.
“Jangan lantas menggampangkan masalah dengan alasan ada TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, dan Basarnas. Alangkah baiknya kalau alat pendeteksi kita bagus, korban bisa ditekan. Kita harus berkolaborasi,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




