Perang Iran, Pasha Ungu Minta Pemerintah Update Keberangkatan Haji
Jumat, 13 Maret 2026 | 03:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas sekaligus anggota DPR Sigit Purnomo Said atau Pasha "Ungu" meminta pemerintah terus memperbarui informasi terkait keberangkatan jemaah haji 2026. Permintaan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang dikhawatirkan berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji.
Menurutnya, pemerintah bersama DPR RI optimistis pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan sesuai rencana, meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih memanas.
“Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto, lalu Kementerian Haji dan Umrah dan juga DPR optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan persiapan-persiapan yang masih kita rumuskan, termasuk mitigasi bencana kalau ada sesuatu yang tidak diharapkan terjadi,” ungkap Pasha “Ungu” di Kantor DPP PAN, kawasan Warung Buncit, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
.
Pasha "Ungu" berharap, pemerintah khususnya Kementerian Haji dan Umrah, aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan terbaru penyelenggaraan haji.
Ia menilai komunikasi yang jelas sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan calon jemaah haji Indonesia.
“Saya berharap Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan komunikasi aktif dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun ini, agar informasi yang tersebar ke masyarakat lewat media bisa tepat dan tidak menimbulkan kebingungan pada calon jemaah haji kita,” tegasnya.
Pasha "Ungu" meminta pemerintah menyiapkan berbagai langkah mitigasi mengingat jumlah jemaah haji asal Indonesia merupakan yang terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun.
“Kita juga minta pemerintah memikirkan mitigasi penyelenggaraan haji tahun ini agar bisa terlaksana dengan baik karena calon jemaah haji kita jumlahnya tidak sedikit,” katanya.
Meski demikian, Pasha tetap optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah dapat terkendali.
“Kami sampai detik ini masih yakin dan optimis penyelenggaraan haji tahun ini bisa terselenggara dengan baik dan tidak terkendala adanya konflik di Timur Tengah,” tutupnya.
Sebagai informasi, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan juga menyatakan pemerintah masih optimistis keberangkatan jemaah haji Indonesia 2026 dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Meski beredar isu penundaan pengiriman jemaah akibat konflik di Timur Tengah, pemerintah hingga kini masih terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.
Pemerintah juga belum mengambil keputusan final terkait kemungkinan perubahan jadwal keberangkatan, karena faktor keselamatan dan keamanan jemaah tetap menjadi prioritas utama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




