Nico Siahaan Minta RI Aktif Suarakan Isu Kedaulatan Negara
Jumat, 9 Januari 2026 | 09:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas sekaligus anggota DPR Junico Siahaan atau Nico Siahaan menyerukan pemerintah Indonesia terus aktif menggunakan diplomasi multilateral dalam menyikapi dinamika konflik di negara lain secara damai.
Maka, Indonesia dinilai perlu terus bersuara di forum internasional guna menjaga prinsip kedaulatan negara dan perdamaian dunia.
Nico Siahaan menegaskan sejak kemerdekaan, Indonesia memiliki posisi moral kuat untuk menolak penjajahan sebagaimana tercantum dalam konstitusi negara.
Sikap ini penting agar Indonesia tetap dipercaya sebagai bagian dari komunitas global yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan kemanusiaan.
“Indonesia sebagai negara yang sejak awal kemerdekaannya mengamanatkan penolakan terhadap penjajahan dalam konstitusi, memiliki posisi moral yang kuat untuk bersuara dan mengambil sikap dalam forum internasional,” kata Nico Siahaan dikutip dari channel media sosial Gesuri, Kamis (8/1/2026).
Pernyataan Nico Siahaan itu muncul di tengah pemberitaan internasional mengenai operasi militer Amerika Serikat yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada awal Januari 2026.
Aksi tersebut melibatkan pasukan Amerika yang menyerang wilayah Venezuela dan membawa Maduro ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan, termasuk tuduhan narkotrafik dan narco‑terrorism, meski pemerintah Venezuela mengecam tindakan tersebut sebagai agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara.
Nico Siahaan berharap, Indonesia tetap konsisten menjalankan amanah Undang‑Undang Dasar 1945 dalam menyikapi kejadian geopolitik semacam ini, terutama terkait isu kedaulatan dan perdamaian dunia.
“Kalau menurut saya kita harus konsisten, terhadap amanah UUD 1945 sehingga dalam politik luar negeri sangat penting untuk menjaga marwah bangsa,” tambahnya.
Ia tidak menampik bahwa operasi militer seperti yang dilakukan Amerika di Venezuela dapat dikategorikan sebagai bentuk penjajahan di era modern, sehingga perlu desakan agar Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB) bertindak tegas.
Menurutnya, PBB sebagai organisasi tertinggi dunia harus berperan dalam menjaga perdamaian dan menegakkan keadilan demi menjamin kedaulatan setiap negara.
Nico Siahaan menekankan, diplomasi multilateral menjadi alat penting bagi Indonesia untuk mempertahankan prinsip nasionalnya sekaligus mendukung penyelesaian konflik global secara damai.
Sikap konsisten tersebut dipandang sebagai wujud tanggung jawab negara dalam menjaga stabilitas komunitas internasional.
“Banyak yang mengecam tapi tanpa ada tindakan tegas terutama dari PBB. Saya berharap Indonesia bersuara sebagai bagian dari komunitas global,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




