Jelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Depok Meningkat
Sabtu, 3 Juni 2023 | 15:32 WIB
Depok, Beritasatu.com - Lapak penjualan hewan kurban sudah mulai ramai ditemui di sejumlah wilayah Kota Depok, Jawa Barat.
Meski penjualan meningkat dibanding tahun lalu, pedagang harus waspada terhadap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau virus lato-lato yang menyerang hewan kurban jenis sapi belakangan ini.
Boy Senan, salah satu pedagang hewan kurban di Depok mengakui, meski mengalami kenaikan harga pada hewan kurban, namun penjualan tetap meningkat.
"Saya cuma siapkan 60 ekor hewan kurban. Harga naik dari tahun kemarin. Peningkatan jumlah dari tahun lalu," kata Boy Senan kepada Beritasatu.com, Sabtu (3/6/2023).
Tahun ini, lanjut dia, hewan kurban jenis sapi diserang penyakit LSD atau penyakit lato-lato. Namun, Boy mengaku tidak mengetahui hal itu.
"Belum tahu soal sakit itu. Kalau bisa jangan sampai ada penyakit itu, kalau bisa dari Dinkes biar enggak ada penyakit itu," ujarnya.
Boy menyebut, untuk menjaga kesehatan hewan kurban yang dijualnya, dirinya rutin melakukan sejumlah mulai dari pemeriksaan kesehatan, membersihkan kandang hingga makanan kualitas baik yang diberikan.
Perawatan tersebut, untuk menjaga kondisi hewan kurban terhindari dari serangan dari berbagai maca penyakit. "Saya tiap hari rapihin tanahnya disapuin, kasih makan yang terbaik dan kandang dibersihkan setiap hari," ujarnya.
"Sapi yang saya jual datang dari Jawa, sebagian ada dari sini (Depok) pelihara sendiri. Kalau dari luar daerah kita lihat kondisi sapi yang bagus, kesehatan terjamin, kalau enggak ada sertifikat kesehatannya, enggak mau kita juga," tambahnya.
Boy bersyukur karena tahun ini ada kenaikan penjualan. Dia mengalami peningkatan penjualan hingga 50 persen. Dia berharap sapi yang dijualnya tidak terserang penyakit apapun, termasuk penyakit lato-lato.
"Tahun ini ada peningkatan sekarang sapi sehat semua, peningkatan 50 persen. Tahun kemarin penyakit kuku mulut (PMK), tahun ini sudah hilang, permintaan hewan kurban sudah mulai banyak lagi," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan





