Miss Universe Foto Telanjang, DPRD DKI: Usut Tuntas dan Tindak Tegas Pelakunya
Kamis, 10 Agustus 2023 | 18:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani angkat bicara soal kasus Miss Universe yang difoto telanjang. Zita sangat menyayangkannya, dan menilai hal itu hanya akal-akalan penyelenggara. Zita pun mendorong polisi mengusut tuntas kasus itu dan menindak tegas para pelakunya.
"Saya berharap, pemerintah turun tangan, Polri usut tuntas, kejar, dan tindak tegas oknumnya pak polisi. Wanita itu wajah sebuah bangsa, kalau wanitanya lemah, mudah dilecehkan, artinya itu gambaran dari bangsa kita, lemah dan mudah dilecehkan. Maka, jaga dia, wanita," ujar Zita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/8/2023).
Zita menerangkan, Miss Universe adalah kontes kecantikan dengan mengelaborasi keanggunan seorang wanita baik paras maupun intelektualnya. Tujuannya, kata Zita, adalah meningkatkan derajat wanita, keuntungannya adalah budaya Indonesia yang mendunia.
"Itu, hakikat dari Miss Universe. Sejak 1974 Miss Universe di Indonesia, sepertinya baru kali ini ada kasus bugil-bugilan kayak gini. Mengharuskan body checking full telanjang, di tempat umum, kemudian pose bugil. Apakah SOPnya seperti itu? Saya rasa tidak. Ini akal-akalan oknum penyelenggara," tandas Zita.
Sebagai seorang wanita, Zita bisa merasakan apa yang dialami korban. Menurut Zita, kasus tersebut sudah jelas melecehkan kaum perempuan.
"Jujur, sebagai sesama wanita saya sangat kaget dan sedih, saya tahu persis apa yang dirasakan mereka. Pasti merasa sangat terlecehkan, kesehatan mentalnya bisa terganggu, drop, kami wanita se-Indonesia tertampar dengan kasus ini," pungkas Zita.
Diketahui, kejadian dugaan pelecehan seksual dialami sejumlah peserta Miss Universe Indonesia 2023. Atas kejadian itu, PT Capella Swastika Karya selaku event organizer (EO) Miss Universe Indonesia 2023 resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Senin (7/8/2023).
Salah satu peserta yang diduga mengalami pelecehan seksual ialah PKN alias Natasha. Kuasa hukum Natasha, Mellisa Anggraeni menceritakan kronologi kejadian pelecehan tersebut.
"Tanggal 1 Agustus 2023, tiba-tiba dilakukan body checking terhadap para kontestan di luar agenda resmi. Di luar ekspetasi, di luar pengetahuan dari masing-masing kontestan," tutur Melissa kepada wartawan di Polda Metro Jaya Senin (7/8/2023).
Melissa menjelaskan, para peserta Miss Universe Indonesia 2023 tersebut difoto telanjang saat melakukan body checking.
"Di ballroom hotel. Bisa dibayangkan luasnya, ada CCTV tetapi hanya dibuat sekat dari banner dan gantungan baju. Kita bisa bayangkan bagaimana teman-teman kontestan merasa tertekan dalam situasi seperti itu," kata Melissa.
Melisa menambahkan, saat melakukan body checking tersebut para peserta difoto telanjang. Menurutnya, ada keterlibatan event organizer di balik pelecehan tersebut.
"Semestinya satu-satu, tetapi ternyata dalam beberapa keterangan tidak ada privacy sama sekali, mereka juga tidak satu-satu," jelasnya.
Melissa mengatakan, tindakan tersebut melukai martabat perempuan para peserta Miss Universe Indonesia 2023.
"Hal ini tentu membuat para kontestan merasa terlecehkan, merasa tidak nyaman dan sakit karena value tidak dihargai sebagai perempuan. Para korban ini ingin mendapatkan keadilan dari si pelaku," tambahnya.
Saat melaporkan PT Capella Swastika Karya, pihaknya menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman foto dan video.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
BMKG Warning! Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan Lebat Malam Ini




