Subsidi BBM Membengkak, Sinyal Bahaya untuk Keuangan Negara
Kamis, 9 April 2026 | 08:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Belanja subsidi BBM naik tajam hingga 74,86% dalam lima tahun terakhir dan mencapai Rp 26,10 triliun pada 2025, sementara pertumbuhan volume hanya 32% menjadi 18,98 juta KL. Ketimpangan ini menunjukkan lonjakan beban fiskal lebih dipicu kenaikan biaya dibanding peningkatan konsumsi, menandakan tekanan serius terhadap anggaran negara di tengah fluktuasi energi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




