ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Luhut: Hilirisasi Jadi Kunci Mencapai Visi Indonesia 2045

Minggu, 26 Maret 2023 | 13:56 WIB
AK
R
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: RZL
Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hilirisasi dan penerapan transformasi ekonomi menjadi salah satu kunci jadi kunci untuk mencapai visi Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045.

"Terlebih dengan meningkatnya permintaan pasar global terhadap komoditas mineral dan produk turunannya serta pengembangan produk teknologi ramah lingkungan, Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis di pasar global," ujar Luhut dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu (26/03/2023).

Perekonomian Indonesia telah mampu tumbuh kembali di atas 5% pada tahun 2022 dan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita juga meningkat. Di tahun 2020, PDB Indonesia adalah US$ 3.936; sedangkan pada tahun 2022 mencapai US$ 4.784.

ADVERTISEMENT

Luhut menilai hal tersebut didasari oleh beberapa faktor, seperti luas wilayahnya yang besar, lokasinya yang strategis, serta dilengkapi dengan sumber daya alam yang melimpah.

"Negara kita ini terletak di sepanjang jalur laut utama yang menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan, dan Oseania, serta kaya akan cadangan mineral transisi energi sehingga potensi energi baru terbarukan tinggi," ucap Luhut.

Mengutip data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Indonesia menjadi negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, timah kedua di dunia, bauksit keenam di dunia, tembaga ketujuh di dunia, serta memiliki 437,4 GW potensi energi baru terbarukan, yang mencakup solar, air, angin, bio energi, geothermal, dan laut.

Di tahun 2045 nanti, Indonesia berambisi menjadi negara maju dengan Produk Domestik Bruto (PDB) US$ 10,000. Untuk mencapai target tersebut, Indonesia harus mampu melakukan setidaknya lima hal. Kelima hal itu ialah memulihkan perekonomian di tengah berbagai tantangan global, meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan dana desa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon