Jenderal Agus Subiyanto Terapkan Pendekatan Reward and Punishment dalam Kepemimpinannya
Selasa, 14 November 2023 | 03:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengungkapkan sejumlah visi dan misi dalam fit and proper test calon Panglima TNI di Komisi I DPR pada Senin (13/11/2023). Jenderal Agus menjelaskan dirinya menerapkan kebijakan reward and punishment bagi anggota TNI.
Contohnya, pemberian reward kepada prajurit yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba.
"Ada beberapa personel Tamtama dan Bintara bahkan perwira, nah itu saya berikan reward yaitu sekolah mendahului dua periode dari rekan-rekannya. Itu sikap kita sebagai pimpinan memberikan kesejahteraan kepada anggota," ungkap Jenderal Agus Subiyanto di kediamannya, Senin (13/11/2023) sore.
"Selain itu, bagi yang melakukan pelanggaran akan ada hukuman. Kita punya hukum disiplin militer, di situ tertera pasal-pasalnya, dan pasti yang melanggar akan dihukum," tambahnya.
Jenderal Agus juga menekankan pentingnya untuk menghindari arogansi dan penyalahgunaan senjata di kalangan prajurit saat kepemimpinannya sebagai Panglima TNI. Menanggapi isu mengenai perilaku arogan anggota TNI, Jenderal Agus menyatakan perlunya memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.
"Kita kan sekarang tidak boleh melihat satu pihak. Saya selalu tegakkan dari Pom dan Pomdam di wilayah untuk cek kebenarannya kalau ada anggota yang berbuat merugikan masyarakat," kata Jenderal Agus Subiyanto.
Dalam visinya untuk TNI PRIMA (profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif), Jenderal Agus memaparkan upayanya untuk mewujudkan keunggulan tersebut. DPR akan mengesahkan Jenderal Agus pada rapat paripurna 21 November mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




