Soal OTT di Kaltim, Mahfud MD: Berarti KPK Masih Independen
Sabtu, 25 November 2023 | 11:30 WIB
Balikpapan, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis (23/11/2023). Menko Polhukkam, Mahfud MD, memberikan tanggapan dan menilai pentingnya KPK tetap menjadi lembaga yang independen.
Selama kunjungan kerja di Kota Balikpapan pada Jumat (24/11/2023), Mahfud MD menyatakan bahwa KPK harus tetap menjalankan fungsinya secara mandiri, dan ia akan terus mempelajari kasus OTT tersebut.
"Bagus itu, KPK harus tetap independen ya," ujar Mahfud MD.
Namun, ketika ditanya mengenai rincian kasus OTT tersebut, Mahfud MD menyatakan bahwa ia belum mengetahui detailnya. Ia juga meminta agar awak media menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
"Gitu saja, itu saya belum dengar detail kasusnya ya," tambahnya.
Pada Kamis (23/11/2023) siang, tim lapangan KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sekitar pukul 13.00 WITA. Dalam operasi tersebut, KPK berhasil mengamankan setidaknya 11 orang, termasuk salah satu penyelenggara negara di Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim yang berbasis di Kota Balikpapan.
Uang senilai ratusan juta rupiah yang diduga terkait suap proyek pengadaan jalan di wilayah Kalimantan Timur juga berhasil diamankan. Hingga saat ini, dari total 11 orang yang diamankan, 5 orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka, termasuk 2 orang dari BBPJN Kaltim dan 3 orang pemberi suap.
OTT kali ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang diterima KPK. Aduan diterima sekitar Mei 2023.
"Tangkap tangan ini atas dugaan suap menyuap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBN dan/atau APBD di wilayah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023-2024," ungkap Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (24/11/2023).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




