ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Pastikan Buronan Nomor 1 Chaowalit Diserahkan ke Thailand Hari Ini

Selasa, 4 Juni 2024 | 12:19 WIB
SW
JS
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: JJS
Buronan Thailand ditangkap di Bali
Buronan Thailand ditangkap di Bali (Beritasatu.com/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri bakal mengekstradisi atau menyerahkan buronan nomor 1 Thailand, Chaowalit "Paeng Nanod" Thongduang ke Royal Police Thailand. Kepulangan Chaowalit akan dilakukan dengan pengawalan ketat dari tim gabungan Divisi Hubinter dan Bareskrim Polri.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengatakan, Chaowalit akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menggunakan pesawat khusus dari Thailand.

"Iya benar akan diekstradisi nanti sore sekitar pukul 15.00 WIB dari Bandara Soetta dengan pesawat khusus. Buronan 1 Thailand dikawal 10 anggota Polri," kata Krishna saat dikonfirmasi, Selasa (4/6/2024).

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, buronan nomor 1 Chaowalit "Paeng Nanod" Thongduang ditangkap di Bali pada 20 Mei 2024 oleh polisi Indonesia karena diduga mengedarkan narkoba, menggunakan KTP palsu dan menyerang wanita.

Buronan berusia 37 tahun itu melarikan diri saat menjalani hukuman di Penjara Nakhon Si Thammarat, Thailand karena percobaan pembunuhan dan menghadapi sejumlah dakwaan lain dalam kasus lain, termasuk kepemilikan senjata api.

Chaowalit melarikan diri dari Rumah Sakit Maharaj Nakhon Si Thammarat pada 22 Oktober 2023 saat dibawa ke sana untuk perawatan gigi. Meski terjadi perburuan besar-besaran, ia berhasil melarikan diri dari Thailand dengan speedboat.

Polisi Thailand sempat melacak hingga ke tempat persembunyian di Pegunungan Banthad di Trang pada 8 November 2023. Saat upaya penangkapan dilakukan, Chaowalit melakukan perlawanan dan terjadi baku tembak. Ia berhasil lolos dari penangkapan dan memilih jalur pegunungan sebagai rute pelariannya, dengan melintasi Provinsi Phatthalung, Trang dan Satun.

Dalam pelariannya, Chaowalit sempat merilis video yang mengeklaim dia diperlakukan tidak adil oleh sistem peradilan.

Kepada pihak delegasi Thailand termasuk Menteri Kehakiman Tawee Sodsong, Chaowalit mengaku, ia sudah berada di tiga hingga empat negara sebelum akhirnya tertangkap.

Chaowalit mengaku, saat berada di Indonesia ia memperoleh KTP palsu dengan identitas berasal dari Aceh. Menurutnya, KTP tersebut didapat dari pemilik kondominium tempatnya menginap.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jadi DPO dan Masuk Red Notice, Eks Bos PCP Diburu Polisi dan Interpol

Jadi DPO dan Masuk Red Notice, Eks Bos PCP Diburu Polisi dan Interpol

NASIONAL
Buron Interpol Asal Rumania Ternyata Menikah Siri di Bali

Buron Interpol Asal Rumania Ternyata Menikah Siri di Bali

BALI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon