ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penuhi Panggilan KPK, Staf Hasto Disebut Masih Trauma

Rabu, 19 Juni 2024 | 11:05 WIB
MR
WP
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: WBP
Kusnadi memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 19 Juni 2024.
Kusnadi memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 19 Juni 2024. (Beritasatu.com/Muhammad Aulia Rahman)

Jakarta, Beritasatu.com - Kusnadi, staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto disebut masih trauma ketika memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (19/6/2024).  

Kusnadi hendak dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penetapan anggota DPR periode 2019 sampai 2024 yang menjerat Harun Masiku.

Berdasarkan pantauan, Kusnadi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB. Dia tidak datang sendiri, melainkan didampingi koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus.

ADVERTISEMENT

Petrus menyampaikan kehadiran Kusnadi untuk memenuhi panggilan KPK. Dia menjelaskan, kondisi Kusnadi saat ini masih trauma. "Meskipun perasaan trauma itu masih ada, tetapi Kusnadi mementingkan kewajibannya untuk bersaksi," ujar Petrus di lokasi.

Sebelumnya, Kusnadi mangkir dari pemeriksaan KPK karena baru mendapat surat panggilan pada Rabu (12/6/2024) malam.

"Panggilan itu baru tadi malam sampai. Sebagai penyidik profesional di KPK, kita sering sesalkan dalam banyak hal panggilan itu datangnya mendadak. Padahal KUHAP syaratnya harus 3 hari paling kurang, tetapi ini baru tadi malam untuk hari ini," kata kuasa hukum Kusnadi, Petrus Selestinus kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kamis (13/6/2024).

Untuk itu, Kusnadi telah mengirim surat ke KPK dan meminta untuk penjadwalan ulang karena Kusnadi masih trauma dengan peristiwa 10 Juni 2024 di KPK.

Untuk kasus ini, KPK sudah memeriksa Hasto sebagai saksi, Senin (10/6/2024). Hasto menyampaikan pemeriksaan dirinya oleh KPK belum menyentuh pokok perkara. Meski begitu, dia membeberkan soal adanya hand phone (HP) yang disita saat momen pemeriksaan kali ini.

“Staf saya yang namanya Kusnadi itu dipanggil katanya untuk bertemu dengan saya, tetapi kemudian tas dan hand phone-nya atas nama saya itu disita,” tutur Hasto usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Hasto mengungkapkan, sempat terjadi perdebatan buntut penyitaan tersebut. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Skandal Dana Hibah Jatim, KPK Periksa 7 Saksi Termasuk DPRD Blitar

Skandal Dana Hibah Jatim, KPK Periksa 7 Saksi Termasuk DPRD Blitar

NASIONAL
KPK Siap Jemput Paksa 21 Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim

KPK Siap Jemput Paksa 21 Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim

NASIONAL
Tak Hanya Khofifah, Kusnadi Juga Dipanggil KPK Soal Kasus Dana Hibah

Tak Hanya Khofifah, Kusnadi Juga Dipanggil KPK Soal Kasus Dana Hibah

NASIONAL
Dikabarkan Hilang, Ketua DPRD Jatim 2019 Ternyata Berobat di Madura

Dikabarkan Hilang, Ketua DPRD Jatim 2019 Ternyata Berobat di Madura

JAWA TIMUR
Breaking News: Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Ditemukan di Madura

Breaking News: Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Ditemukan di Madura

JAWA TIMUR
Misteri Hilangnya Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Seusai Dijemput 3 OTK

Misteri Hilangnya Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Seusai Dijemput 3 OTK

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon