ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Isu Politik Terkini: Janji Bang Doel untuk Warga Jakarta hingga Elektabilitas Andika Perkasa-Hendi Melesat

Minggu, 8 September 2024 | 06:03 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Bakal calon wakil gubernur Jakarta Rano Karno datangi ormas FBR di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 September 2024.
Bakal calon wakil gubernur Jakarta Rano Karno datangi ormas FBR di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 September 2024. (Beritasatu.com/Dayat)

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah isu politik terkini menjadi perbincangan hangat pembaca. Dari Pilgub Jakarta 2024, bakal calon wakil gubernur Jakarta Rano Karno mulai menawarkan program-programnya untuk warga Jakarta, salah satunya terkait optimalisasi waduk.

Dari Pilgub Jateng 2024, elektabilitas bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur Andika Perkasa-Hendi mulai melesat mengungguli pasangan Ahmad Lutfhi-Taj Yasin. Dari isu politik nasional, 1.437 caleg terpilih terancam batal dilantik lantaran belum menyerahkan LHKPN.

Berikut pembahasan isu politik terkini Beritasatu.com.

1. Bang Doel Janjikan Optimalisasi Waduk untuk Atasi Krisis Air Bersih di Jakarta
Bakal calon wakil gubernur Jakarta Rano Karno yang akrab disapa Bang Doel merespons keluhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau dengan meningkatkan infrastruktur waduk dan bendungan. Bang Doel menjanjikan untuk memaksimalkan penggunaan waduk yang ada di Jakarta sebagai solusi untuk mengatasi masalah air bersih tersebut.

ADVERTISEMENT

Bang Doel juga menjelaskan bahwa memaksimalkan penggunaan waduk merupakan bagian dari pengelolaan sumber daya air. Ia juga menyebutkan bahwa mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo atau Foke sudah memiliki konsep pembangunan bendungan di sekitar Jakarta sebagai upaya untuk mengatasi masalah kekurangan air.

2. Sempat Tertinggal, Survei Terbaru Elektabilitas Andika Perkasa-Hendi Capai 64,8 Persen
Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan survei terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024  pada  27 Agustus sampai 3 September 2024. Hasil survei menunjukkan tingkat elektabilitas pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mencapai 64,8%, sedangkan elektabilitas Achmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mancapai 31,4 persen.

Survei dilakukan dengan dengan metode tatap muka simple random sampling, dengan margin of error survei sekitar 2,95%, serta tingkat kepercayaan 95%. Responden survei sebanyak 1.100 warga Jawa Tengah dengan kriteria usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah yang tersebar di 29 kabupaten dan 6 kota.

3. 1.437 Calon Legislatif Belum Serahkan LHKPN, Tercancam Tidak Dilantik
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 19.025 calon anggota legislatif (caleg) terpilih yang sudah melakukan kewajiban mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hanya saja masih ada sebanyak 1.437 caleg terpilih belum menuntaskan kewajiban tersebut. Batas waktu penyerahan LHKPN diketahui adalah 21 hari sebelum pelantikan, sementara caleg terpilih akan dilantik serentak pada Selasa 1 Oktober 2024.

Jumlah 1.437 caleg yang belum menyerahkan LHKPN itu diketahui dari jumlah total caleg terpilih yakni 20.462. KPK saat ini telah menerima LHKPN dari 19.025 caleg terpilih.

4. Ramaikan Senam Sehat Bersama Jeje-Asep, Raffi Ahmad Janji Ajak Artis Ibu Kota ke Bandung Barat
Keluarga sultan Andara, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Syahnaz Sadiqah, dan Nisya Ahmad hadir di Lapangan Sinapeul, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (7/9/2024). Raffi berjanji akan membawa artis ibu kota ke Bandung Barat dalam setiap kampanye Jeje-Asep.

Kedatangan keluarga Andara tersebut untuk men-support bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail atau Jeje "Govinda" dan Asep Ismail, serta memeriahkan acara Senam Sehat Berjamaah.

5. Tim Advokasi Kader Partai Gugat SK Kemenkumham yang Perpanjang Masa Bakti DPP PDIP hingga 2025
Empat orang kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seperti Pepen Noor, Ungut, Ahmad, dan Endang Indra Saputra mengajukan gugatan pada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas pengesahan kepengurusan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024 yang diperpanjang hingga 2025.

Menurut salah satu anggota tim advokasi kader partai Victor W Nadapdap, pihaknya membawa persoalan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengingat hal tersebut diduga bertentangan dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI Perjuangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aliran Dana Korupsi BJB ke Pilgub Jakarta, KPK Bisa Periksa Timses RK

Aliran Dana Korupsi BJB ke Pilgub Jakarta, KPK Bisa Periksa Timses RK

NASIONAL
KPK Dalami Dugaan Uang Korupsi Bank BJB untuk Pilgub Jakarta

KPK Dalami Dugaan Uang Korupsi Bank BJB untuk Pilgub Jakarta

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon