ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemensos: Rp 461 Miliar Bantuan Sosial untuk 143.000 lebih Keluarga Penerima Manfaat

Minggu, 8 Desember 2024 | 22:04 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan anggaran bantuan sosial (bansos) senilai Rp 461 miliar untuk 143.000 lebih Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada 2025.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan anggaran bantuan sosial (bansos) senilai Rp 461 miliar untuk 143.000 lebih Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada 2025. (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Pasuruan, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan anggaran bantuan sosial (bansos) senilai Rp 461 miliar untuk 143.000 lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada 2025.

Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, mereka yang menerima bantuan sosial termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bantuan sosial lain. "Untuk Kabupaten Pasuruan, Kemensos telah menyiapkan Rp 461 miliar untuk 143.000 KPM," katanya di sela kunjungan ke posko banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Minggu (8/12/2024) seperti dilansir Antara.

Bantusan sosial tersebut, menurut Gus Ipul, sebagai upaya Kemensos membantu masyarakat Pasuruan yang berkekurangan terkait pemenuhan kebutuhan dasar.

ADVERTISEMENT

Dalam kunjungan tersebut, ia mengatakan Kemensos turut menggelontorkan bantuan logistik senilai hampir Rp 900 juta untuk korban banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

"Untuk wilayah Kecamatan Rejoso dan sekitar yang terdampak, Kemensos memberikan bantuan senilai Rp 900 juta untuk logistik bagi korban banjir," ujarnya terkait bantuan sosial dari Kemensos.

Gus Ipul menjelaskan bantuan tersebut merupakan tahap awal yang disiapkan Kemensos selama masa kedaruratan di wilayah tersebut. Dari data yang disampaikan Kemensos, ada sekitar 200 kepala keluarga yang berada di posko pengungsian di Kecamatan Rejoso.

Keseluruhan pengungsi merupakan warga Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Dia menekankan Kemensos akan memonitor bencana banjir tersebut hingga memasuki masa pascabencana.

Gus Ipul memastikan nantinya Kemensos membantu warga membangun infrastruktur yang rusak akibat terdampak banjir, jika sudah memasuki masa pascabencana atau masa rehabilitasi.

"Kita akan lakukan asesmen terhadap warga yang rumahnya terdampak, baik yang kerusakannya parah maupun menengah, akan kami beri bantuan untuk membangun kembali infrastruktur," pungkasnya terkait bantuan sosial dari Kemensos.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mensos Gus Ipul Coret 11.000 Penerima Bansos karena Terlibat Judol

Mensos Gus Ipul Coret 11.000 Penerima Bansos karena Terlibat Judol

NASIONAL
Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

NASIONAL
Mensos Tetapkan Tegal Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos

Mensos Tetapkan Tegal Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos

NASIONAL
Kemensos Percepat Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

Kemensos Percepat Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

MULTIMEDIA
Tangis dan Debu Arang Azril Berubah Jadi Harapan Baru lewat Bantuan

Tangis dan Debu Arang Azril Berubah Jadi Harapan Baru lewat Bantuan

JAWA TENGAH
Mentan Ancam Tarik Bantuan jika Daerah Lambat Tangani Bencana

Mentan Ancam Tarik Bantuan jika Daerah Lambat Tangani Bencana

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon