Mendag Budi Santoso Pastikan Pasokan dan Distribusi Minyakita Aman Selama Ramadan
Senin, 3 Maret 2025 | 14:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan pasokan dan distribusi minyak goreng kemasan sederhana (Minyakita) aman dan lancar pada saat bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2025.
Kementerian Perdagangan (Kemendag), kata Budi, terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan pasokan, distribusi dan harga barang kebutuhan pokok, khususnya Minyakita stabil.
"Sebagai langkah antisipasi, kami memastikan pasokan Minyakita mencukupi dan distribusinya berjalan lancar, baik di pasar rakyat maupun di pasar modern," ujar Budi Santoso, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Budi mengungkapkan, distribusi Minyakita difokuskan kepada pengecer di pasar-pasar di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan barang yang merata di seluruh wilayah. Kemendag juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen, Satgas Pangan Polri, serta pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran distribusi.
"Kami terus berkoordinasi dengan 38 pemerintah daerah dan empat Balai Pengawasan Tata Tertib Niaga untuk melakukan pengawasan distribusi dan memastikan kesesuaian harga dengan HET yang berlaku," tandas Budi.
Lebih lanjut, Budi menuturkan keputusan penting yang diambil adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan pada 26 Februari 2025 lalu. Dalam rakortas tersebut, disepakati bahwa harga Minyakita di pasar tradisional tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas, kami memastikan bahwa harga minyakita di pasar rakyat atau pasar tradisional tidak boleh melebihi HET yang telah ditetapkan. Ini merupakan langkah kami untuk melindungi daya beli masyarakat," jelas dia.
Lebih lanjut, Budi mengatakan, pihaknya juga akan menyediakan data harga rutin dan harga harian barang kebutuhan pokok sebagai alat evaluasi dan pemantauan harga selama Ramadan. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pengawasan dan pengendalian harga di pasar.
"Selama Ramadan dan Lebaran, Kemendag akan menyediakan data harga rutin yang mencakup harga harian barang kebutuhan pokok. Ini akan menjadi instrumen evaluasi dan pemantauan pasar yang kami lakukan secara rutin," terang dia.
Kemendag juga telah meminta produsen minyak goreng untuk meningkatkan pasokan Minyakita hingga dua kali lipat selama hari besar keagamaan, termasuk pada Ramadan dan Idulfitri.
"Kami telah meminta seluruh produsen minyak goreng untuk meningkatkan penyaluran Minyakita dua kali lipat selama Ramadan dan Idulfitri. Kami sudah memanggil seluruh produsen, dan mereka sepakat untuk memasok lebih banyak Minyakita ke pasar," pungkas Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




