Iklan Judol Masuk ke HP, Kabareskrim: Mereka Menyasar Siapa Saja
Rabu, 7 Mei 2025 | 15:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan, dirinya pernah mendapatkan info soal penawaran judi online atau judol yang masuk ke hand phone (HP) miliknya. Untuk itu, dia memandang para pelaku judol menyasar ke semua pihak dalam upaya memperkenalkan praktik mereka.
"Jangankan masyarakat, kadang-kadang di hand phone saya saja masuk orang menawarkan judi slot," kata Komjen Wahyu saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Komjen Wahyu mengaku langsung mengabarkan ke bagian Dittipidsiber Bareskrim Polri. Hanya saja, dia tidak membeberkan soal nama judol tersebut.
"Saya kirim aja ke Direktorat Siber. Mereka enggak tahu saya kabareskrim. Artinya mereka menyasar siapa saja. Ini kan acak. Siapa saja bisa ditawari," ujar Komjen Wahyu.
Komjen Wahyu menilai, judol sudah menyebar luas ke berbagai kalangan. Dia bahkan menyebut, dari kalangan pelajar hingga aparat ada yang ternyata bermain judol.
Wahyu membeberkan, cukup banyak kalangan berusia muda yang terlibat dalam transaksi judol. Dia menyebut, transaksi mereka pada umumnya bernilai kecil, tetapi konsisten.
Wahyu pun mengingatkan, judol dapat memicu terjadinya masalah baru seperti masalah keluarga hingga kriminal. Dia pun memastikan, tiap informasi yang diterima pihaknya terkait praktik judol akan ditindaklanjuti untuk segera diberantas.
"Bahkan ada kasus pembunuhan, kasus pencurian, dan lain sebagainya. Rata-rata terkait dengan karena terlibat dengan judol," ucap Wahyu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




