Komisi X DPR Kritik Dedi Mulyadi Soal Wacana Masuk Sekolah Jam 6 Pagi
Selasa, 3 Juni 2025 | 14:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengkritik keras wacana Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) yang menginginkan siswa dari jenjang SD hingga SMA mulai masuk sekolah jam 6 pagi atau pukul 06.00 WIB.
Menurut Lalu Irfan, kebijakan serupa pernah diterapkan di beberapa daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, bukannya memberi dampak positif, justru menimbulkan tekanan psikologis pada siswa.
“Anak-anak jadi tidak efektif belajar karena mereka mengantuk. Kenyamanan belajar juga tidak terpikirkan,” ujar Lalu Irfan, Selasa (3/6/2025).
Politisi dari Fraksi PKB ini menyebut, wacana masuk sekolah lebih awal harus disertai dengan kajian akademik yang mendalam. Menurutnya, butuh penyesuaian besar bagi siswa untuk memulai aktivitas sejak pukul 06.00 WIB.
“Komisi X menilai perlu ada analisis kebijakan. Perlu pendalaman dari sisi akademik karena ini menyangkut kesiapan mental dan fisik anak,” katanya.
Lalu menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Kajian tersebut harus melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pendidikan, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
“Tujuan pendidikan itu bukan hanya soal disiplin, tapi juga efektivitas dan kenyamanan proses belajar-mengajar,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menggulirkan wacana agar siswa di seluruh Jabar masuk sekolah pukul 06.00 WIB. Ia mengklaim wacana ini sudah dikomunikasikan dengan para bupati dan wali kota.
Meski belum diterapkan resmi, wacana ini sudah menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan pendidik, orang tua, dan kini wakil rakyat di DPR.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




