Fadli Zon Dianugerahi Gelar Sesepuh Kehormatan Suku Tengger
Rabu, 11 Juni 2025 | 05:29 WIB
Probolinggo, Beritasatu.com – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dianugerahi gelar sebagai warga kehormatan sesepuh masyarakat suku Tengger dalam malam acara perayaan Yadnya Kasada 1947 Tahun Saka.
Pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Agung, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Selasa (10/6/2025) malam. Selain Fadli Zon, sebanyak 22 pejabat lainnya juga dikukuhkan sebagai sesepuh kehormatan.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat suku Tengger yang tinggal di lereng Gunung Bromo. Ia menilai suku Tengger merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia.
‎"Saya yakin kebudayaan masyarakat suku Tengger sudah termasuk dalam warisan budaya tak benda, dan menjadi bagian penting dari kemajuan kebudayaan Indonesia," ujar Fadli Zon.
Ia menegaskan Indonesia merupakan negara adikuasa dalam bidang kebudayaan, dengan sejarah peradaban panjang yang telah berlangsung sejak 1,8 juta tahun lalu.
Fadli juga menyebut sejumlah temuan arkeologis, termasuk lukisan prasejarah yang diperkirakan berusia lebih dari 51.000 tahun, sebagai bukti nyata dari keanekaragaman budaya Indonesia.
‎"Saya menyebut ini sebagai 'megadiversity'. Seperti harapan Pak Bupati, narasi perjalanan budaya masyarakat Tengger sangat penting untuk diangkat," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya akulturasi budaya yang terjadi saat ini. Menurutnya, percampuran budaya bukan menjadi ancaman, melainkan berkah yang memperkaya identitas bangsa. Ia menilai kebudayaan memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan menjadi kekuatan bersama.
Dalam prosesi pengukuhan, para warga sesepuh kehormatan menerima selendang kuning yang dipasangkan oleh romo dukun pandhita sebagai simbol penghormatan.
Selain Menteri Fadli Zon, sejumlah tokoh yang turut dikukuhkan sebagai sesepuh kehormatan di antaranya Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Wakil Bupati Fahmi AHZ, Wali Kota Probolinggo Aminuddin, dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Ahmad Nuril Alam serta Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri dan lainnya.
‎
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris, menegaskan komitmennya menjadikan Kabupaten Probolinggo sebagai pusat budaya dan sejarah yang inovatif di Jawa Timur.
‎"Kami memiliki potensi besar di bidang budaya dan sejarah dan ke depannya siap menjadi destinasi wisata dunia," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




