Kampung Haji Indonesia di Makkah Hanya 400 Meter dari Masjidil Haram
Senin, 14 Juli 2025 | 09:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan kampung haji yang khusus menampung jemaah haji Indonesia berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi.
"Beliau (MBS) menyetujui permintaan dari Bapak Presiden (Prabowo) untuk menjadikan kampung Indonesia Village yang lokasinya itu tidak terlalu jauh, 400 meter dari Masjidil Haram," kata Rosan saat memberikan keterangan pers di Brussel, Belgia, Minggu (13/7/2025).
Rosan turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud (MBS) di Istana Al-Salam, Jeddah, Arab Saudi pada pekan lalu, dalam rangkaian lawatan kenegaraan Presiden sebelum menuju Brasil.
Lokasi kampung haji Indonesia atau Indonesia Village di Makkah, diharapkan dapat memberi kemudahan akses jemaah yang ingin menuju Ka'bah yang terletak di dalam Masjidil Haram.
Selain soal Kampung Haji Indonesia, Rosan yang juga CEO BPI Danantara Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama dengan ACWA Power yang merupakan perusahaan bidang energi terbarukan dari Sovereign Wealth Fund milik Arab Saudi, yakni PIF.
"Saya kebetulan tanda tangan dengan Danantara dan ACWA, yang di mana adalah perusahaan dari PIF, sovereign wealth funding, mereka yang bergerak dalam bidang clean energy," kata Rosan dilansir dari Antara.
Adapun dalam pernyataan bersama Presiden Prabowo dan Pangeran Mohammed bin Salman, keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama menyediakan pelayanan terbaik untuk jamaah haji Indonesia.
Tidak hanya soal haji, Presiden Prabowo dan Pangeran MBS juga membahas peningkatan kerja sama bidang ekonomi, perdagangan, investasi, dan energi.
Dua negara sepakat saling mendukung target masing-masing untuk mencapai Visi Kerajaan Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045.
Presiden Prabowo dan Pangeran MBS kemudian juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Arab Saudi dalam 10 bidang, yakni sebagai berikut:
1.. Bidang ekonomi digital dan inovasi.
2. Bidang sistem hukum dan penegakan hukum.
3. Bidang tenaga kerja dan sumber daya manusia.
4. Bidang kebudayaan.
5. Sektor pariwisata.
6. Olahraga dan kepemudaan.
7. Pendidikan dan riset.
8. Industri dan pertambangan.
9. Pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan.
10. Konektivitas via udara antara dua negara Indonesia dan Arab Saudi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




