ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Batalkan Kunjungan ke China, Prabowo Fokus Tangani Konflik

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:32 WIB
AC
BW
Penulis: Agnes Valentina Christa | Editor: BW
Presiden Prabowo Subianto meminta rakyat tetap tenang di tengah gelombang demo.
Presiden Prabowo Subianto meminta rakyat tetap tenang di tengah gelombang demo. (Sekretariat Presiden/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak jadi melakukan kunjungan kenegaraan ke China pada September 2025 mendatang. Hal ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo ingin fokus menyelesaikan konflik yang tengah terjadi di dalam negeri.

Sejak 27 Agustus 2025 hingga saat ini, berbagai aksi unjuk rasa dilakukan oleh masyarakat dan mahasiswa, terutama terhadap DPR dan kepolisian. Situasi ini menjadi alasan utama dibatalkannya kunjungan kenegaraan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Oleh karena itu, Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan memohon maaf kepada pemerintah China, memutuskan untuk belum dapat menghadiri undangan dari pemerintah China,” ujar Prasetyo, Sabtu (30/8/2025).

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo ingin memantau dan menyelesaikan langsung dinamika yang tengah terjadi. Pada hari yang sama, Prabowo juga baru saja menggelar dialog bersama 16 organisasi Islam dan Ketua MPR di Hambalang, Bogor.

Organisasi tersebut antara lain Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), DDII, Hidayatullah, Al Irsyad, Persis, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga KB.

“Tentu saja karena dinamika di dalam negeri, Bapak Presiden ingin terus memantau secara langsung, memonitor, memimpin, dan mencari penyelesaian terbaik,” kata Prasetyo.

Selain itu, Prabowo juga mengundang Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah menteri terkait untuk mengevaluasi perkembangan kericuhan unjuk rasa di beberapa wilayah Indonesia.

Lebih lanjut Prasetyo menyebutkan, Presiden Prabowo juga menerima undangan kenegaraan lain pada September 2025, yakni menghadiri Sidang Tahunan PBB di New York, Amerika Serikat. Namun, belum ada kepastian kapan kehadiran tersebut akan terlaksana.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo

Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo

SUMATERA SELATAN
Sapi Berbobot 1,15 Ton Asal Tangerang Jadi Hewan Kurban Prabowo

Sapi Berbobot 1,15 Ton Asal Tangerang Jadi Hewan Kurban Prabowo

BANTEN
Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

EKONOMI
Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

EKONOMI
Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

NASIONAL
Bantah Ada Intimidasi, Dudung Tegaskan Prabowo Terbuka Dikritik

Bantah Ada Intimidasi, Dudung Tegaskan Prabowo Terbuka Dikritik

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon