9 WNI Tewas di Kebakaran Hong kong, Ketua MPR Desak Mitigasi Darurat
Senin, 1 Desember 2025 | 17:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR, Ahmad Muzani, angkat bicara mengenai insiden kebakaran besar di kawasan Tai Po, Hong Kong, yang merenggut nyawa sembilan warga negara Indonesia (WNI). Muzani menyampaikan keprihatinan mendalam dan menekankan pentingnya mitigasi darurat agar tragedi serupa tidak terulang.
“Menurut saya, harus mulai dipikirkan mitigasi darurat jika hal seperti ini terjadi,” ujarnya kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Muzani menjelaskan, mayoritas WNI yang bekerja di Hong Kong tinggal di apartemen bertingkat. Terkait hal itu, pemerintah Hong Kong perlu menyusun langkah mitigasi jelas dan terukur, mengingat risiko yang dihadapi bukan hanya kebakaran, tetapi juga potensi gempa.
“Jika dua kemungkinan itu terjadi, apa yang harus dilakukan? Mitigasi itu harus mulai dipikirkan sebagai cara menyelamatkan dan meminimalkan korban manusia,” tegas Muzani.
Kebakaran di Hongkong terjadi pada 26 November 2025 sekitar pukul 14.51 waktu setempat di kompleks apartemen tinggi Wang Fuk Court, Tai Po. Api diduga berasal dari bagian luar gedung, tepatnya pada scaffolding bambu yang digunakan untuk renovasi. Bahan konstruksi, seperti jaring pengaman dan papan styrofoam yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api ke blok lain.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




