KPK: OTT Bupati Pekalongan Terkait Kasus Suap Proyek Pengadaan
Selasa, 3 Maret 2026 | 13:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan kasus suap proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Namun, KPK belum memerinci proyek pengadaan yang menjadi objek perkara tersebut.
"Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam case kali ini, adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).
Budi menjelaskan tim KPK masih mendalami dugaan korupsi pengadaan di sejumlah dinas Kabupaten Pekalongan. Pemeriksaan terhadap sejumlah orang dari dinas-dinas terkait masih berlangsung secara intensif.
"Terkait dengan pengadaannya ini juga masih akan terus didalami karena ini sedang berlangsung juga permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Pekalongan yaitu kepada pihak-pihak di dinas-dinas di Kabupaten Pekalongan ya, sehingga nanti kami akan sampaikan secara lengkapnya ini terkait dengan pengadaan di dinas mana saja," jelas Budi.
KPK sebelumnya menggelar OTT terhadap tiga orang terkait dugaan korupsi di Kabupaten Pekalongan, Selasa (3/3/2026) pagi. Mereka yang terjaring OTT ialah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, orang kepercayaan, dan ajudan bupati. Ketiganya ditangkap di Semarang.
Fadia bersama dua orang lainnya kini menjalani pemeriksaan intensif oleh tim KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




