ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mendagri Tito: Persaingan Kepala Daerah Tingkatkan Kinerja

Minggu, 26 April 2026 | 18:47 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya membangun iklim kompetitif antarkepala daerah guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Sistem otonomi daerah yang dianut Indonesia memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah. Terkait hal itu, performa setiap daerah sangat berpengaruh terhadap pencapaian pembangunan nasional.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya membangun iklim kompetitif antarkepala daerah guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Sistem otonomi daerah yang dianut Indonesia memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah. Terkait hal itu, performa setiap daerah sangat berpengaruh terhadap pencapaian pembangunan nasional. (Kementerian Dalam Negeri)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya membangun iklim kompetitif antarkepala daerah guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah di seluruh Indonesia.

Menurut dia, sistem otonomi daerah yang dianut Indonesia memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah. Terkait hal itu, performa setiap daerah sangat berpengaruh terhadap pencapaian pembangunan nasional.

Challenge-nya ada di situ. Satu daerah saja yang kinerjanya anjlok, bisa memengaruhi kinerja nasional,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menghadiri "National Governance Awards 2026". Ajang penghargaan ini dinilai mampu menciptakan persaingan sehat yang mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya.

Tito menjelaskan, para kepala daerah berasal dari beragam latar belakang. Terkait hal itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan pembinaan, baik melalui kegiatan formal maupun informal.

Namun, menurutnya, salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan performa kepala daerah adalah dengan menciptakan iklim kompetitif yang sehat. “Berbagai upaya pembinaan terus dilakukan. Salah satu yang paling efektif adalah membangun iklim kompetitif antarkepala daerah,” katanya.

Ia menambahkan, mekanisme reward and punishment terbukti mampu memotivasi kepala daerah untuk menampilkan performa terbaik, terlepas dari latar belakang masing-masing. Selain itu, ajang penghargaan juga menjadi wadah untuk menampilkan kepala daerah berprestasi sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Mendagri juga mengapresiasi penyelenggaraan "National Governance Awards 2026" yang digelar oleh salah satu stasiun televisi swasta. Menurutnya, keterlibatan pihak eksternal, khususnya media arus utama, memberikan nilai tambah dalam proses penilaian sekaligus memperluas publikasi capaian pemerintah daerah.

Tito berharap, kepala daerah yang belum meraih penghargaan tidak berkecil hati. Sebaliknya, hal itu harus menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja. “Kepala daerah yang belum beruntung mendapatkan penghargaan, kami harapkan terpacu agar ke depan bisa meraih penghargaan yang sama,” tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tito: 97 Persen Huntara Pascabencana Sumatera Sudah Terbangun

Tito: 97 Persen Huntara Pascabencana Sumatera Sudah Terbangun

NASIONAL
Mendagri Minta Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Pacu Ekonomi

Mendagri Minta Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Pacu Ekonomi

NASIONAL
Mendagri Minta Pemda Stop Rekrut Tenaga Honorer, Termasuk Guru?

Mendagri Minta Pemda Stop Rekrut Tenaga Honorer, Termasuk Guru?

NASIONAL
Mendagri Tito Perpanjang Masa Transisi Batas Belanja Pegawai Pemda

Mendagri Tito Perpanjang Masa Transisi Batas Belanja Pegawai Pemda

NASIONAL
Tito Karnavian Sebut Kepergian Ryamizard Kehilangan Besar Indonesia

Tito Karnavian Sebut Kepergian Ryamizard Kehilangan Besar Indonesia

NASIONAL
Pemulihan Pascabencana Sumatera Ditargetkan Rampung pada 2028

Pemulihan Pascabencana Sumatera Ditargetkan Rampung pada 2028

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon