Dasco Hubungi Bahlil-Nanik Deyang Saat Temui Mahasiswa Pendemo di DPR
Jumat, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang saat menerima audiensi mahasiswa yang menggelar demonstrasi di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan agar para mahasiswa dapat mendengar langsung tanggapan pemerintah atas sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi tersebut.
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, yang turut mengikuti audiensi, mengatakan komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya DPR menjembatani aspirasi mahasiswa dengan pemerintah.
"Semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional," ujar Saan seusai audiensi dikutip dari Antara.
Dalam pertemuan itu, pemerintah juga memberikan penjelasan mengenai kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp 70 triliun.
Menurut Saan, dana tersebut diperoleh dari penyesuaian sejumlah pos belanja yang dinilai kurang efektif dan selanjutnya dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara.
Salah satu isu yang menjadi sorotan mahasiswa adalah kenaikan harga Pertamax serta persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah daerah. Menanggapi hal itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, melalui komunikasi dengan pimpinan DPR dan mahasiswa, menyatakan akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurut Saan, Bahlil juga berkomitmen memastikan pasokan BBM bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat.
"Stabilitas politik dan ekonomi sangat penting karena memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, dan hal itu juga menjadi salah satu perhatian mahasiswa," kata Saan.
Permintaan Mahasiswa ke DPR
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dhenni Ribowo berharap DPR benar-benar menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan pemerintah.
Ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama menyangkut pangan dan daya beli.
"Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena," ujar Dhenni.
Mahasiswa berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dalam audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dari pemerintah maupun DPR.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




