Klaster Perkantoran Sumbang 60% Kasus Covid-19 di Bandarlampung
Minggu, 31 Januari 2021 | 13:13 WIB
Bandarlampung, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, sekitar 60% dari kasus Covid-19 di Kota Bandarlampung berasal dari hasil penelusuran kasus penularan di klaster perkantoran.
"Sudah banyak ya kasus positif di sini dari perkantoran, kemudian sisanya dari klaster keluarga dan perjalanan. Kalau klaster perjalanan sekarang sedikit sekali," kata Edwin, Minggu (31/1/2021).
Edwin mengatakan, kalau ada pegawai perkantoran yang terserang Covid-19 maka Dinas Kesehatan akan meminta mereka membatasi aktivitas atau menutup kantor.
"Petugas akan datang ke kantor mereka untuk menutup sementara atau jumlah orang yang yang kerja dibatasi, serta mengawasi pasien Covid-19 serta melakukan tracing (pelacakan)," kata dia.
Dia meminta pengelola perkantoran memastikan protokol kesehatan dijalankan dalam seluruh kegiatan di lingkungan perkantoran.
Menurut data Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung, jumlah warga yang terserang Covid-19 di Bandarlampung total 3.905 orang dan di antaranya ada 3.126 orang yang telah selesai isolasi dan 262 orang yang meninggal dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




