Hari Anak Nasional: Kementerian Kesehatan Sebut Kekerasan pada Anak Meningkat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hari Anak Nasional: Kementerian Kesehatan Sebut Kekerasan pada Anak Meningkat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Peringatan Hari Anak Nasional 2021, Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan (Kemkes) Erna Mulati mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 ini terjadi peningkatan kekerasan pada anak. Namun, terkait jumlah sampai saat ini masih dalam penghitungan. Pasalnya, kekerasan pada anak ada yang dilaporkan dan tidak.

“Kalau dia (korban) laporkan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kita akan mendapatkan datanya di situ. Tapi kalau tidak dilaporkan akan sulit,” kata Erna pada konferensi pers daring terkait “Hari Anak Nasional 2021”, Jumat (23/7/2021).

Ia menyebutkan, kekerasan pada anak ini terjadi keluarga yang memang sebelum ada pandemi Covid-19, telah ada riwayat melakukan kekerasan terhadap anak.

Selain itu, kekerasan anak ini juga terjadi pada keluarga yang mengalami masalah ekonomi. “Ini sering terjadi stres pada orang tua dan dilampiaskan kepada anak-anak mereka,” ucapnya.

Selanjutnya, Erna menuturkan, kekerasan pada anak ini juga dipicu oleh kondisi orang tua yang pusing dan stres mendampingi anak belajar dalam jaringan (daring).

Oleh karena itu, untuk mencegah kekerasan terhadap anak ini, Erna mengatakan, Kemkes tidak dapat bekerja sendiri, tapi berkolaborasi dengan banyak pihak. Dikatakan Erna, sejauh ini, Kemkes memperkuat peran puskesmas yang mempunyai catatan warga termasuk riwayat kekerasan kepada anak dan perempuan.

“Jadi merekalah yang melakukan pemantauan secara ketat oleh tim. Ditingkat puskesmas itu ada tim yang terdiri dari puskesmas, polisi dan peran dari pemerintah daerah setempat yang memang sudah mempunyai catatan terkait dengan hal itu,” terangnya.

Erna menyebutkan, upaya lain untuk mencegah kekerasan pada anak ini, petugas mendatangi keluarga serta melakukan penanganan jika ada laporan dari keluarga maupun masyarakat sekitar.

Pada kesempatan sama, Erna mengatakan, untuk menjaga tumbuh kembang anak pada situasi pandemi, Kemkes melakukan webinar rutin dan mengoptimalkan pernah dari Puskesmas serta masyarakat agar pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak tetap dilakukan.

Erna menyebutkan, pada awal pandemi, kegiatan Posyandu sempat dihentikan. Kondisi serupa kembali terjadi saat ini ketika ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Oleh karena peran orang tua sangat penting.

“Ini kita mengajarkan kepada orang tua untuk menggunakan buku KIA (kesehatan ibu dan anak) dengan baik. Ada juga video tutorial serta webinar yang kita masukan ke dalam website maupun media sosial Kementerian Kesehatan,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Humas Indonesia

Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital tahun 2021.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemerintah Dorong Kampus Kolaborasi dengan 100 Perguruan Tinggi Tiongkok

Kemdikbudristek mendorong kampus Indonesia berkolaborasi dengan 100 perguruan tinggi top besar dunia di Tiongkok.

NASIONAL | 17 September 2021

Dipanggil Satgas BLBI, Nirwan Bakrie Kirim Perwakilan

Dalam panggilan penagihan ini, PT Usaha Mediatronika Nusantara dihadiri oleh Sri Hascaryo dari Bakrie Grup yang menerima kuasa dari Nirwan Dermawan Bakrie.

NASIONAL | 17 September 2021

Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

Laporan Kece sudah ditindaklanjuti penyidik Bareskrim Polri, kasusnya telah masuk dalam tahap penyidikan.

NASIONAL | 17 September 2021

Komunitas Loro Blonyo Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Komunitas Loro Blonyo turut berperan penting dalam percepatan capaian vaksinasi di Yogyakarta, khususnya di wilayah Gunungkidul.

NASIONAL | 17 September 2021

Soal Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Ini Respons Kemkes

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

Vaksinasi Covid-19 dan Peremajaan Tanaman, Seiring Sejalan

Sinar Mas Agribusiness & Food bersama Eka Tjipta Foundation (ETF) mendukung kegiatan vaksinasi Covid-19 berikut peremajaan perkebunan sawit rakyat.

NASIONAL | 17 September 2021

Jokowi dan Anies Diminta Patuhi Putusan Pengadilan Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Presiden Jokowi, Gubernur DKI Anies Baswedan dan lima pejabat lain yang menjadi tergugat diminta mematuhi putusan PN Jakpus memperbaiki kualitas udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Tidak Temukan Ribuan Kapal

TNI AL tidak menemukan ribuan kapal asing berlayar di Perairan Laut Natuna Utara saat melaksanakan patroli di batas landas kontinen.

NASIONAL | 17 September 2021

Kemdikbudristek Targetkan 405.000 Guru Jadi Guru Penggerak pada 2024

Kemdikbudristek menargetkan sebanyak 405.000 guru menjadi Guru Penggerak pada 2024

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Manajer Holywings Kemang Jadi Tersangka, Ini Respons Wagub DKI

Manajer Holywings Kemang Jadi Tersangka, Ini Respons Wagub DKI

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings