ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementerian PPPA dan APPNIA Gelar Nobar HAN 2022 di Sekolah Darurat Kartini

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:01 WIB
FS
FS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FFS
Asosiasi Perusahan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar nonton bareng atau nobar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 bersama peserta didik Sekolah Darurat Ibu Kembar yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara.
Asosiasi Perusahan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar nonton bareng atau nobar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 bersama peserta didik Sekolah Darurat Ibu Kembar yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara. (istimewa)

Sri Rossyati (Rossy) dan Sri Irianingsih (Rian), pendiri Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar, menilai momen HAN 2022 mengingatkan semua pihak, untuk bersama-sama berkolaborasi, mengangkat harkat dan martabat anak-anak agar mendapat pendidikan dan perlindungan yang lebih baik. Apalagi, anak-anak yang tidak memiliki kemampuan ekonomi, seperti anak jalanan, perlu didukung semua pihak.

Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar bersyukur dapat ikut terlibat sekaligus merayakan HAN 2022 bersama anak-anak. Sri Rossyati berharap, lewat kegiatan bersama APPNIA, dapat mendorong anak-anak semakin semangat mencapai cita-cita, semakin mengerti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) diselenggarakan tiap tahun pada 23 Juli, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi seluruh komponen bangsa dan menguatkan daya ungkit program pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak anak.

HAN menjadi momen penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak anak, yakni hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dari diskriminasi, dan hak untuk berpartisipasi

ADVERTISEMENT

"Peringatan HAN sejatinya adalah untuk mengingatkan kita semua dan stakeholder yang terlibat baik itu dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat, lembaga agama, serta rekan-rekan media atas komitmen bersama terhadap pemenuhan hak-hak anak," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, beberapa waktu lalu.

Bintang mengingatkan, masyarakat, baik perorangan maupun lembaga perlu memberikan kepedulian di tengah-tengah masyarakat, kepada anak-anak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Pelecehan di FH UI, Menteri PPPA: Ini Merendahkan Martabat!

Kasus Pelecehan di FH UI, Menteri PPPA: Ini Merendahkan Martabat!

NASIONAL
Cegah Perundungan Tak Bisa hanya Andalkan Sekolah

Cegah Perundungan Tak Bisa hanya Andalkan Sekolah

NASIONAL
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemprov Sumut Teken Kerja Sama dengan Kementerian PPPA

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemprov Sumut Teken Kerja Sama dengan Kementerian PPPA

SUMATERA UTARA
Menteri Arifah Temui Korban Ponpes Al-Khoziny yang Ambruk di Sidoarjo

Menteri Arifah Temui Korban Ponpes Al-Khoziny yang Ambruk di Sidoarjo

JAWA TIMUR
Profil Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA

Profil Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA

NASIONAL
Profil Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA

Profil Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon