ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BKKBN Mutakhirkan 39 Juta Data KK dalam Pendataan 2022

Selasa, 20 September 2022 | 07:24 WIB
MB
JS
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: JAS
Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.
Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memutakhirkan data hasil Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK-21) pada Rapat Koordinasi Nasional bersama Kementerian dan Lembaga, Senin (19/9/2022).

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan dari kegiatan PK-21, BKKBN berhasil mendata 68.487.139 kepala keluarga (KK) di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 60% dilakukan pemutakhiran pada tahun 2022.

"Pada pemutakhiran PK tahun ini BKKBN menyasar 39 juta KK atau 60% dari hasil pendataan PK 2021," kata Hasto dalam keterangan pers tertulis, Selasa (20/9/2022).

Hasto menjelaskan, pendataan keluarga merupakan amanah dari Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Selain data PK, BKKBN juga berkewajiban memastikan ketersedian alat kontrasepsi (Alokon) dan menyediakan penyuluh lini lapangan.

ADVERTISEMENT

"Oleh karena itu mau tidak mau setiap lima tahun kita melakukan Pendataan Keluarga dan setiap tahun melakukan pemutakhiran. Data keluarga bagi BKKBN menjadi satu-satunya roh yang ada di BKKBN. Data yang menghidupkan denyut nadi, aktivitas berdasarkan keluarga," ujarnya.

Data keluarga tersebut, kata Hasto, adalah data sektoral yang dapat digunakan oleh kementerian atau lembaga lain untuk mengambil kebijakan yang lebih tinggi berdasarkan by name by address sehingga validasi datanya dapat dipastikan mendekati akurat.

Untuk itu, Hasto mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia (PMK), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Informasi Geospasial yang telah mendukung pemutakhiran data keluarga 2022.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri Wihaji Minta Orang Tua Aktif Awasi Anak di Dunia Digital

Menteri Wihaji Minta Orang Tua Aktif Awasi Anak di Dunia Digital

NASIONAL
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih guna Mendukung Penurunan Stunting

Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih guna Mendukung Penurunan Stunting

EKONOMI
Dina Lorenza Dukung Program Bangga Kencana untuk Ketahanan Keluarga

Dina Lorenza Dukung Program Bangga Kencana untuk Ketahanan Keluarga

LIFESTYLE
Kepala BKKBN: 71.000 Perempuan di Indonesia Ingin Childfree

Kepala BKKBN: 71.000 Perempuan di Indonesia Ingin Childfree

LIFESTYLE
Kunci Rahasia Gunungkidul Sukses Turunkan Angka Stunting 13%

Kunci Rahasia Gunungkidul Sukses Turunkan Angka Stunting 13%

LIFESTYLE
Care Economy, Ibu Rumah Tangga Diusulkan Raih Insentif dari Pemerintah

Care Economy, Ibu Rumah Tangga Diusulkan Raih Insentif dari Pemerintah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon