Daerah Ditantang Tingkatkan Inovasi Berfokus pada Masyarakat
Rabu, 9 November 2022 | 13:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah daerah ditantang untuk meningkatkan inovasi yang berfokus pada masyarakat sebagai penerima manfaat. Apalagi, ukuran inovasi tidak terletak pada pencetusnya, melainkan siapa penerima manfaatnya.
Untuk itu, pemerintah daerah tidak perlu takut untuk melakukan perubahan dan terus berupaya meningkatkan inovasi. Meski terkadang butuh waktu yang lama bagi masyarakat untuk merasakan manfaatnya, namun inovasi daerah jangan pernah berhenti.
"Tentu saja bagi penggagas inovasi, itu hal yang biasa. Namun, bagi masyarakat yang akan penerima manfaat, inovasi adalah hal yang baru dan luar biasa," ujar Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo di Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Pada Senin (7/11/2022), Yusharto dan jajaran BKSDN Kemendagri menerima kunjungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Yusharto menekankan bahwa ukuran inovasi bukan terletak pada siapa yang mencetuskannya. Inovasi diukur dari apa manfaat dan siapa yang akan menerima manfaatnya.
"Seperti halnya awal-awal revolusi industri, kita harus menunggu beberapa generasi, menunggu satu inovasi ke inovasi lain (untuk bisa merasakan dampaknya). Tetapi, dengan kemajuan saat ini, ada yang mengklaim dengan hanya berkedip mata saja sudah ada inovasi baru," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




