DPRD Kukar Kritisi Realisasi GratisPol, Pendidikan Gratis Tak Boleh Ada PengecualianSumber: Mediakaltim.com
TENGGARONG — Memasuki satu tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji, program unggulan GratisPol kembali menuai sorotan. Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa konsep pendidikan gratis harus dijalankan secara konsisten tanpa pengecualian.
Ahmad Yani, yang merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), menyatakan pada prinsipnya DPRD Kukar mendukung realisasi program pendidikan gratis tersebut. Namun, ia mengingatkan agar implementasinya tidak menimbulkan polemik akibat perbedaan antara janji kampanye dan pelaksanaan di lapangan.
Sorotan terhadap program GratisPol mencuat setelah sejumlah mahasiswa disebut tidak dapat menerima manfaat pembiayaan pendidikan yang sebelumnya dijanjikan hingga jenjang S3. “Pada prinsipnya, jika kita berbicara tentang pendidikan gratis, maka seharusnya itu berlaku untuk semua,” tegas Yani.
DPRD Kukar Kritisi Realisasi GratisPol, Pendidikan Gratis Tak Boleh Ada Pengecualian
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




