Sebut Pengiriman TNI ke Gaza Berbahaya, Amnesty Minta Pemerintah Tinjau UlangSumber: Porostimur.com
Porostimur.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai rencana Indonesia mengirim pasukan TNI ke Gaza, Palestina, sebagai langkah berbahaya yang perlu ditinjau ulang. Rencana tersebut dinilai berpotensi menimbulkan konsekuensi politik dan hukum internasional bagi Indonesia.
“Rencana pemerintah mengirimkan 8.000 personel TNI ke Gaza di bawah payung Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) adalah pertaruhan berbahaya. Saat banyak negara menolak, Indonesia malah mendukung lewat pengiriman pasukan ke sana. Ini janggal dan harus ditinjau ulang,” kata Usman dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Dinilai Berisiko Legitimasi PendudukanMenurut Usman, meskipun pemerintah mengklaim pengiriman pasukan sebagai misi perdamaian, keikutsertaan Indonesia dalam skema Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang disebut berada di bawah kepemimpinan Donald Trump justru berisiko memberi legitimasi pada pendudukan Israel di Palestina.
Sebut Pengiriman TNI ke Gaza Berbahaya, Amnesty Minta Pemerintah Tinjau Ulang
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




