Begini Jawaban Jokowi Soal Kemungkinan Reshuffle Kabinet di Tahun 2023
Senin, 2 Januari 2023 | 13:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi memastikan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju di Tahun 2023, namun ia masih enggan menjelaskan waktu pasti reshuffle kabinet akan dilaksanakan.
"Tunggu saja, ditunggu saja," ujar Jokowi saat mengunjungi Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat, Senin (2/1/2023).
Jokowi minta publik bersabar dan tidak berspekulasi soal reshuffle kabinet termasuk Menteri-menteri yang akan terkena reshuffle. "Ditunggu saja," tandas Jokowi.
Presiden Jokowi sebelumnya memberikan clue-nya akan melakukan reshuffle kabinet saat ditanya wartawan usai meresmikan revitalisasi Stasiun Manggarai tahap I, Senin (26/12/2022). Kala itu, wartawan beberapa kali menyebut kata reshuffle kabinet dan Presiden bergaya seolah tidak mendengar dan memajukan kepala ke arah wartawan, kemudian tersenyum dan menjawab bahwa dirinya mendengar apa yang diucapkan wartawan.
"Ya saya dengar," kata Presiden disambut tawa.
Ditanya apakah akan melakukan reshuffle kabinet, Presiden jokowi menjawab jelas sambil mengangguk, "Ya reshuffle".
Jawaban itu disambut wartawan dengan permintaan kisi-kisi atau bocoran siapa yang bakal di-reshuffle. Presiden menjawab. "Clue-nya...ya sudah," ujar Jokowi sambil tersenyum dan meninggalkan lokasi wawancara.
Pekan sebelumnya, Presiden Jokowi juga menyampaikan kemungkinan kembali merombak jajaran menteri pada kabinet Indonesia Maju.
"Mungkin (akan melakukan reshuffle)," kata Jokowi saat ditanya wartawan seusai meresmikan Bendungan Sukamahi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).
Kepala negara memastikan akan memberikan informasi terkait reshuffle kabinet Indonesia Maju ke masyarakat. "Ya nanti," tutur Jokowi.
Sementara itu, survei Charta Politika Indonesia menunjukkan mayoritas publik setuju apabila Presiden Jokowi melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Survei Charta Politika tersebut dilakukan pada 8-16 Desember 2022 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.220 orang responden dengan margin of error 2,82 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
"60,5 persen publik menyatakan puas dengan kinerja menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju. Namun, 61,8 persen responden juga setuju jika Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle," ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam konferensi pers virtual bertajuk "Catatan Akhir Tahun Tren Persepsi Publik dan proyeksi Politik Menuju 2024", Kamis (22/12/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




