Kronologis Longsor di Area Penambangan Freeport

Rabu, 15 Mei 2013 | 10:02 WIB
RI
AB
Penulis: Robert Isidorus | Editor: AB
Ilustrasi longsor Wamena Papua
Ilustrasi longsor Wamena Papua (Antara/Iwan Adisaputra)

Timika – Pada Selasa (14/5) terjadi longsor di terowongan Big Gosan di area tambang miliki PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Selasa (14/5) pagi sekitar pukul 7.20 WIT.

Sebanyak 40 karyawan yang sedang mengikuti pelatihan terjebak dalam terowongan. Sampai Rabu (15/5), 14 korban telah dievakuasi, terdiri dari empat korban meninggal dunia dan 10 korban luka. Sedangkan 26 korban lainnya hingga kini masih terjebak. Berikut kronologis bencana tersebut.

Pukul 07.15 WIT
Karyawan yang mengikuti pelatihan masuk ke dalam ruangan QMS (quality management service) Underground dengan materi pembahasan tindakan saat situasi gawat darurat di dalam terowongan.

Pukul 07.25 WIT
Saat semua karyawan sedang mendengarkan penjelasan dan yang lainnya sedang mengabsen, tiba-tiba dari dinding terowongan terdengar suara keras dan sekitar 5 detik kemudian terjadi reruntuhan batu.

Pukul 07.30 WIT
Beberapa karyawan yang mengikuti pelatihan sempat menyelamatkan diri dan keluar dari ruang kelas tersebut.

Pukul 07.40 WIT
Pihak Ops Center Security Highland langsung mengarahkan sebagian petugas keamanan yang bertugas di MIL 74 dan underground untuk mengamankan jalur keluar-masuk kendaraan ke terowongan. Tim juga langsung melakukan evakuasi.

Pukul 07.50 WIT
Tim penyelamat membuat penyangga dari kayu untuk menahan/mencegah reruntuhan batu susulan guna mengamankan tim-tim lain yang akan melakukan evakuasi. Tim juga menyemprotkan oksigen ke dalam terowongan.

Pukul 09.10 WIT
Kapolsek Tembagapura, AKP Sudirman beserta anggotanya tiba di area underground PTFI.

Pukul 10.05 WIT
Danramil Tembagapura, Kapten KAV C Purba beserta empat anggotanya tiba di lokasi dan langsung membantu serta mengamankan jalannya proses evakuasi.

Pukul 10.20 WIT
Kapolsek dan anggotanya melakukan penyelidikan.

Pukul 14.00 WIT
Satu orang karyawan bernama Ahmad Rusli berhasil dikeluarkan dan langsung dilarikan ke RS Hospital Tembagapura.

Pukul 15.25 WIT
Satu orang karyawan bernama Keny Magay berhasil dikeluarkan dan langsung dilarikan ke RS Hospital Tembagapura.

Pukul 17.55 WIT
Satu orang karyawan bernama Andreas berhasil dikeluarkan dan langsung dilarikan ke RS Hospital Tembagapura.

Pukul 19.30 WIT
Satu orang karyawan bernama Muhtadi berhasil dikeluarkan dan langsung dilarikan ke RS Hospital Tembagapura.

Pukul 21.05 WIT
Satu orang karyawan bernama Selvianus Eduae berhasil dikeluarkan dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RS Hospital Tembagapura.

Pukul 23.45 WIT
Proses evakuasi untuk sementara dihentikan dan dilanjutkan pagi ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon