2014, Indocement Optimistis Tumbuh 6%
Jumat, 6 Desember 2013 | 16:43 WIB
Jakarta – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 6 persen pada tahun depan. Jumlah itu seiring dengan target rata-rata pertumbuhan industri sebesar 5,5 persen.
Sementara, pertumbuhan penjualan Indocement hingga kuartal III-2013 tercatat hanya sebesar 0,6 persen, atau setara 13,10 juta ton.
Target ambisius itu diungkapkan oleh Direktur Komersial Indocement Daniel Kundjono Adam usai RUPSLB Indocement di Jakarta, Jumat (6/12). Dia mengatakan, prospek industri semen pada 2014 diperkirakan baik meski mengalami berbagai tantangan. Perlambatan ekonomi Indonesia, menurut Daniel, bukan menjadi penghalang bagi infrastruktur. Begitu pula dengan peraturan loan to value (LTV) bagi sektor properti.
"Sebagai negara berkembang, masih banyak mega proyek yang dibutuhkan seperti MRT dan jalan tol," kata dia.
Bahkan, Indocement semakin gencar melakukan ekspansi. Capital expenditure (capex) pada 2014 dianggarkan sebesar Rp 5 triliun, naik 61,2 persen dibandingkan anggaran tahun ini sebesar Rp 3,1 triliun.
Direktur Keuangan Indocement Sukanto pernah mengatakan, dana itu akan digunakan antara lain untuk penambahan kapasitas produksi perseroan.
Daniel menjelaskan, pabrik penggilingan semen di Citeureup sedang dalam tahap akhir pembangunan dan diharapkan selesai pada kuartal pertama 2014. "Pabrik semen mill itu diharapkan menambah kapasitas 1,9 juta ton per tahun," ujar Daniel.
Selain itu, Perseroan akan mengerjakan tahap lanjutan pabrik ke-14 di lokasi yang sama. Pabrik itu memiliki kapasitas 4,4 juta ton per tahun dan diharapkan selesai pada 2015.
Sementara terkait strategi pemasaran, Daniel menjelaskan, dirinya masih berniat fokus kepada pasar domestik. Saat ini, pangsa pasar Indocement secara nasional sebesar 30,5 persen.
Hingga September 2013, pendapatan Indocement tumbuh 8 persen dari Rp 12,37 triliun menjadi Rp 13,34 triliun. Laba bersih hingga kuartal III-2013 tercatat sebesar Rp 3,8 triliun atau tumbuh 13,2 persen dari laba bersih pada periode sama tahun lalu sebesar Rp 3,36 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




